Media Kampung – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, menghadiri pertemuan Majelis Senat Akademik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MSA PTNBH) yang digelar di The Sunan Hotel Solo pada Jumat, 22 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menggarisbawahi pentingnya hubungan yang erat antara perguruan tinggi dan dunia industri sebagai kunci utama mendorong inovasi serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Prof. Brian menjelaskan bahwa perguruan tinggi tidak bisa beroperasi secara terpisah dari kebutuhan industri. Kampus harus berperan sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia yang unggul sekaligus menjadi motor penggerak inovasi yang sejalan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Hal ini dinilai sebagai langkah strategis agar penelitian dan teknologi yang dihasilkan dapat langsung berdampak nyata bagi masyarakat dan ekonomi bangsa.

Ia mencontohkan bagaimana negara-negara maju membangun ekosistem pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga mengedepankan pengembangan riset yang dapat diterapkan dalam industri. Dengan menghubungkan hasil riset dengan dunia industri, kampus dapat menjadi pusat lahirnya produk inovatif yang memiliki nilai ekonomi dan sosial tinggi.

Selain itu, Prof. Brian menekankan bahwa budaya riset harus diperkuat di perguruan tinggi. Laboratorium dan fasilitas penelitian harus menjadi pusat aktivitas akademik yang hidup dan dinamis, sehingga kampus menjadi tempat yang penuh semangat untuk diskusi, eksperimen, dan inovasi sepanjang waktu.

Prof. Brian juga mengingatkan perlunya dukungan berkelanjutan bagi para alumni dan inovator muda agar mereka tidak berjalan sendiri setelah meninggalkan kampus. Dukungan tersebut berupa sistem pendampingan, jejaring, akses teknologi, serta kebijakan yang berpihak agar tercipta perusahaan baru dari hasil inovasi kampus yang dapat memperkuat ekonomi nasional.

Meski tantangan membangun ekosistem riset dan industri tidak mudah, sejarah menunjukkan bahwa negara yang mampu bertahan dan fokus membangun ilmu pengetahuan serta industri berbasis riset pada akhirnya mampu memenangkan persaingan ekonomi global. Oleh karena itu, kampus Indonesia harus bergerak menuju pusat ilmu pengetahuan yang produktif, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan kemajuan negara.

Acara pertemuan MSA PTNBH yang diadakan oleh Universitas Sebelas Maret sebagai tuan rumah ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi negeri badan hukum di seluruh Indonesia dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan dunia industri. Pertemuan ini diharapkan dapat mempercepat transformasi perguruan tinggi menuju institusi yang lebih berdaya saing dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.