Media Kampung – Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono mengusulkan agar imunisasi anak di Aceh dapat dilayani pada hari Sabtu atau Minggu guna mendorong peningkatan cakupan vaksinasi anak di wilayah tersebut. Usulan ini muncul karena keputusan pemberian imunisasi di keluarga Aceh sering kali berada di tangan ayah yang biasanya bekerja pada hari kerja sehingga sulit memberikan persetujuan secara langsung.
Dante menjelaskan bahwa banyak ayah di Aceh yang tidak berada di rumah saat waktu imunisasi sehingga anak-anak berpotensi tidak mendapatkan vaksinasi. Hal ini menjadi salah satu faktor rendahnya cakupan imunisasi di Aceh yang saat ini tercatat baru sekitar 33 persen, jauh di bawah target nasional yang mencapai 80,2 persen dan target pemerintah sebesar 90 persen.
Usulan tersebut disampaikan usai kunjungan kerja Dante ke Puskesmas Batoh, Banda Aceh pada Jumat, 22 Mei 2026. Menurutnya, modifikasi jadwal imunisasi pada hari libur dapat memungkinkan ayah turut hadir dan memberikan persetujuan langsung sehingga mempercepat proses vaksinasi anak.
Dante memilih mengunjungi Banda Aceh karena masih adanya persoalan signifikan terkait cakupan imunisasi yang rendah. Ia menegaskan bahwa peningkatan imunisasi menjadi prioritas pemerintah untuk meningkatkan perlindungan kesehatan anak-anak di daerah tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengungkapkan bahwa cakupan imunisasi dasar lengkap di kota itu pada 2025 masih rendah, yakni sekitar 34 persen. Kondisi ini menunjukkan masih banyak anak yang belum memperoleh perlindungan dasar dari penyakit berbahaya.
Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat layanan kesehatan primer melalui Puskesmas dan Posyandu agar akses imunisasi lebih mudah dijangkau masyarakat. Selain itu, pendataan sasaran vaksinasi dilakukan secara rinci hingga tingkat gampong menggunakan metode ‘by name by address’ untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi di Banda Aceh dan Aceh secara keseluruhan, serta mendukung pencapaian target nasional di masa mendatang. Pelayanan imunisasi pada hari libur menjadi salah satu strategi yang diharapkan mampu menjawab tantangan keterbatasan waktu orang tua terutama ayah dalam mendampingi anak saat imunisasi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan