Media Kampung – Unmuh Jember melangsungkan Wisuda ke-54 pada Sabtu, 25 April 2026 di Gedung Ahmad Zainuri, menandai pencapaian akademik signifikan dan pengumuman rencana pembukaan Fakultas Kedokteran. Acara tersebut menandai pelepasan 413 wisudawan dari berbagai program studi serta menegaskan komitmen kampus dalam mencetak generasi tangguh berprestasi.
Rapat Terbuka Senat yang memprakarsai wisuda melibatkan semua dekan, dosen, serta perwakilan mahasiswa, menegaskan transparansi proses akademik. Secara resmi 413 lulusan dari program Magister, Sarjana, dan Ahli Madya Semester Ganjil 2025/2026 diumumkan.
Rektor Dr. Hanafi, M.Pd. menyampaikan kebanggaan atas pencapaian akreditasi institusi “Unggul” yang diperoleh sejak Juli 2025, menandakan kualitas pembelajaran dan penelitian yang terstandarisasi. Ia menambahkan bahwa akreditasi tersebut menjadi landasan strategis untuk ekspansi program studi.
Pada kesempatan yang sama, Rektor mengumumkan pengukuhan dua Guru Besar baru, Prof. Dr. Ir. Muhtar, S.T., M.T., IPM dari Fakultas Teknik dan Prof. Dr. Dwi Cahyono, S.E., M.Si., Akt. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kedua akademisi menambah total profesor kampus menjadi tiga, memperkuat profil dosen berpendidikan doktor.
Universitas Muhammadiyah Jember saat ini mengelola 32 program studi dan tengah mengajukan izin untuk 11 program studi tambahan, termasuk Program Studi Kedokteran serta Pendidikan Profesi Dokter. Upaya ini selaras dengan visi kampus menjadi pusat pendidikan kedokteran berstandar internasional.
Pembangunan 12 laboratorium modern sedang berlangsung untuk mendukung Fakultas Kedokteran yang akan segera beroperasi, mencakup laboratorium anatomi, patologi, serta simulasi klinis. Fasilitas tersebut dirancang untuk melahirkan tenaga medis yang kompeten dan siap bersaing di tingkat nasional.
Dalam prosesi, Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si., menyampaikan pesan secara daring, menekankan pentingnya nilai-nilai Al‑Islam dan semangat Kemuhammadiyahan sebagai landasan mental. Ia menantang para lulusan untuk mengembangkan pola pikir inovatif dan kemandirian ekonomi.
Prof. Bambang menegaskan bahwa keunggulan lulusan swasta terletak pada kemampuan berpikir efisien serta kreativitas dalam menciptakan lapangan kerja, bukan sekadar menunggu peluang dari pemerintah. Pernyataan tersebut menggarisbawahi harapan kampus agar alumninya menjadi wirausahawan dan pemimpin sektor.
Sebagai konteks, Unmuh Jember telah mengalami pertumbuhan mahasiswa sebesar 15% selama tiga tahun terakhir, didukung oleh 86 dosen bergelar doktor serta jaringan kerjasama dengan rumah sakit mitra di Jawa Timur. Pertumbuhan ini mencerminkan daya tarik institusi bagi calon akademisi.
Pengumuman pembukaan Fakultas Kedokteran diharapkan meningkatkan kontribusi kampus terhadap kebutuhan tenaga medis di wilayah Jember dan sekitarnya, mengurangi kesenjangan layanan kesehatan. Rencana ini selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem kesehatan regional.
Dengan akreditasi Unggul, penambahan profesor, dan rencana ekspansi program, Unmuh Jember menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi paling progresif di Jawa Timur. Langkah-langkah tersebut diharapkan menarik lebih banyak calon mahasiswa berprestasi.
Ke depan, universitas berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan laboratorium, mengakreditasi program kedokteran, dan meluncurkan program studi baru pada tahun akademik berikutnya, memastikan kelangsungan penciptaan generasi tangguh berprestasi. Wisuda ke-54 menjadi momentum penting dalam perjalanan tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan