Media KampungJoki UTBK Surabaya mengumumkan memiliki 150 klien dan menargetkan calon mahasiswa yang ingin masuk Fakultas Kedokteran dengan tarif layanan Rp 75 juta.

Pengakuan tersebut datang bersamaan dengan pernyataan bahwa tes kedokteran dianggap “gampang” bagi mereka yang menggunakan jasa joki.

Joki tersebut menyatakan, “Tes Kedokteran Gampang,” dan menegaskan harga standar yang ditawarkan kepada setiap klien.

Data tersebut diperoleh langsung dari pernyataan joki UTBK Surabaya yang aktif mempromosikan layanan persiapan ujian secara daring.

UTBK, atau Ujian Tulis Berbasis Komputer, merupakan tes standar nasional yang dikelola LTMPT untuk menilai kelayakan masuk perguruan tinggi.

Fakultas Kedokteran menjadi salah satu jurusan paling diminati, sehingga banyak calon mahasiswa mencari bantuan ekstra untuk meningkatkan skor.

Kehadiran joki dengan tarif tinggi menimbulkan sorotan karena menyentuh isu keadilan akses pendidikan.

Namun, joki menegaskan bahwa layanan mereka berfokus pada strategi belajar intensif, bukan kecurangan langsung.

Menurut joki, metode yang dipakai meliputi simulasi soal, analisis pola soal, dan bimbingan psikologis selama periode persiapan.

Ia menambahkan bahwa setiap klien akan menerima materi eksklusif yang tidak tersedia secara publik.

Dengan 150 klien yang sudah terdaftar, joki mengklaim bahwa permintaan layanan terus meningkat setiap tahunnya.

Target utama tetap pada calon mahasiswa yang mengincar Fakultas Kedokteran di universitas terkemuka.

Tarif Rp 75 juta mencakup paket lengkap mulai dari sesi belajar harian hingga konsultasi pribadi menjelang hari ujian.

Joki menjelaskan bahwa biaya tersebut mencerminkan waktu, tenaga, serta sumber daya materi yang disiapkan khusus untuk tiap individu.

Penggunaan layanan ini masih menjadi perdebatan di kalangan akademisi dan regulator pendidikan.

Beberapa pihak mengkhawatirkan potensi ketimpangan kompetisi antara peserta yang mampu membayar dan yang tidak.

Pihak LTMPT belum memberikan pernyataan resmi terkait dampak layanan joki pada integritas UTBK.

Namun, regulator menegaskan bahwa segala bentuk kecurangan akan ditindak tegas sesuai aturan.

Sejauh ini, tidak ada laporan resmi tentang pelanggaran yang melibatkan joki UTBK Surabaya.

Kondisi ini menempatkan layanan joki pada posisi yang masih belum jelas secara hukum maupun etika.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.