Media Kampung – Komisi XI DPR RI melakukan pengawasan langsung terhadap penggunaan Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp4 triliun yang dialokasikan untuk PT PELNI. Anggaran tersebut ditujukan untuk program pembaruan tiga armada kapal penumpang milik perusahaan pelayaran nasional itu. Sebagai bagian dari pengawasan, sejumlah anggota Komisi XI meninjau kondisi KM Kelimutu yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Kapal buatan Jerman berusia 41 tahun ini menjadi salah satu armada yang membutuhkan regenerasi.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, M. Hanif Dhakiri, dalam kunjungan pada Jumat, 19 Juni 2026, menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap penggunaan dana PMN yang telah dikucurkan pemerintah. “Kami ingin memastikan bahwa PMN yang diberikan benar-benar digunakan untuk memperkuat armada dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa DPR akan terus mengawal program ini, terutama dalam mendukung konektivitas wilayah kepulauan Indonesia. “Kami tidak hanya melihat kondisi kapal yang ada, tetapi juga memastikan proses regenerasi armada berjalan sesuai rencana,” kata Hanif.
Direktur Armada dan Teknik PT PELNI, Kokok Susanto, menjelaskan bahwa pembangunan tiga kapal baru saat ini masih berada pada tahap penyusunan desain. Proses desain diperkirakan memakan waktu 17 bulan sebelum masuk ke tahap pembangunan kapal. “Saat ini prosesnya masih desain. Konsultan sudah ditunjuk dan penyusunan desain diperkirakan memerlukan waktu sekitar 17 bulan sebelum masuk tahap pembangunan kapal,” jelas Kokok. Dukungan PMN yang dicairkan secara bertahap pada 2024 dan 2025 menjadi modal penting untuk mempercepat program regenerasi armada. Ditargetkan, tiga kapal baru tersebut dapat mulai beroperasi pada tahun 2029.
PT PELNI saat ini mengoperasikan 26 kapal penumpang yang melayani berbagai rute di seluruh Indonesia. Kehadiran kapal baru diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, sekaligus memperkuat konektivitas antarpulau. Dengan pengawasan ketat dari DPR, program pembaruan armada ini diharapkan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan