Media Kampung – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menutup Program Magang Kementerian Dalam Negeri pada Rabu, 6 Mei 2026, sambil menekankan pentingnya penguatan karakter sebagai fondasi utama bagi para calon pemimpin.

Acara penutupan berlangsung di Auditorium Bima Arya, Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Jawa Barat, dan dihadiri oleh lebih seratus peserta magang, pejabat kementerian, serta perwakilan institusi pendidikan.

Bima Arya membuka sesi dengan menegaskan bahwa karakter menjadi faktor penentu utama kualitas seseorang, terutama ketika mengemban tanggung jawab kepemimpinan di sektor publik.

Ia menambahkan bahwa meski kompetensi mencakup pengetahuan dan keterampilan teknis, karakter mencerminkan nilai‑nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, dan ketangguhan.

“Karakter itu adalah nilai‑nilai yang kalian yakini. Kalian jujur, kalian disiplin, kalian menjadi fighters, kalian menjadi petarung, itu karakter,” ujar Bima Arya di depan hadirin.

Bima Arya memberikan contoh bahwa seorang individu dengan kemampuan rata‑rata dapat melampaui rekan yang lebih cerdas bila memiliki disiplin dan mentalitas yang kuat.

“Kalian akan bisa menyalip teman‑teman kalian yang jenius, ketika kalian lebih disiplin. Itu baru satu saja disiplin, belum lagi yang lain‑lain,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keberanian keluar dari zona nyaman, karena proses pembentukan karakter memerlukan latihan konsisten dan kesiapan menghadapi risiko.

“Kita punya banyak pilihan, dan orang‑orang besar itu berani mengambil risiko untuk pilihan. Pilihan yang berisiko,” tegas Bima Arya.

Peserta magang diminta untuk memanfaatkan momentum yang ada, karena kemampuan membaca dan memanfaatkan momentum sangat dipengaruhi oleh kekuatan karakter dalam pengambilan keputusan.

Bima Arya menutup pidatonya dengan harapan program magang ini dapat menjadi batu loncatan bagi para peserta dalam membangun karakter yang kokoh serta menyiapkan mereka menjadi pemimpin yang handal.

Ia menekankan bahwa magang bukan sekadar pengalaman kerja, melainkan arena latihan nilai‑nilai kepemimpinan yang akan diuji dalam situasi nyata di masa depan.

Selama program, para magang menjalani rotasi tugas di berbagai unit Kemendagri, termasuk bidang tata usaha, keamanan wilayah, serta pengelolaan data kependudukan, yang memperkaya wawasan mereka tentang pelayanan publik.

Penutupan resmi dilaksanakan dengan penyerahan sertifikat kepada 112 peserta, disertai foto bersama di mana Bima Arya mengingatkan kembali bahwa keberhasilan jangka panjang bergantung pada integritas pribadi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.