Media Kampung – Surabaya tidak hanya identik dengan pusat perbelanjaan dan kemacetan. Saat matahari terbenam, bantaran Sungai Kalimas berubah menjadi ruang publik yang eksotis, romantis, dan penuh warna. Gemerlap Kalimas menghadirkan sisi lain Kota Pahlawan yang menenangkan.
Pantulan lampu hias di permukaan air, berpadu dengan angin malam, menjadikan Kalimas destinasi wisata malam favorit. Wisata Perahu Kalimas menjadi daya tarik utama, dengan perahu berhiaskan lampu lampion yang mengajak pengunjung menyusuri sungai. Rute melewati Monkasel, Taman Prestasi, dan bangunan kolonial yang bermandikan cahaya.
Suasana tenang dan kontras dengan hiruk-pikuk kota membuat pengunjung seperti Vera merasa sedang tidak berada di Surabaya. “Naik perahu malam-malam di sini mirip atmosfer kota air di luar negeri,” ujarnya. Selain keindahan visual, kawasan Kalimas juga menghidupkan UMKM dengan stan kuliner khas Surabaya, kopi, dan teh.
Bantaran sungai yang bersih menjadi ruang ketiga inklusif bagi komunitas seni, anak muda, dan fotografer. Secara historis, Sungai Kalimas adalah urat nadi perdagangan masa lampau. Kini, transformasinya menjadi destinasi wisata malam merupakan upaya Pemkot Surabaya merawat sejarah dan mengedukasi masyarakat menjaga kebersihan sungai.
Bagi yang ingin melepas penat, menyusuri gemerlap Kalimas di malam hari menjadi pilihan sempurna. Disarankan memesan tiket secara daring untuk menghindari antrean, terutama akhir pekan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




Tinggalkan Balasan