Media Kampung, Mahindra & Mahindra (M&M) mengumumkan kenaikan harga rata-rata 2,7% untuk seluruh jajaran SUV dan 2% untuk kendaraan komersial, termasuk kendaraan listrik, efektif mulai 10 Juli 2026. Ini merupakan kenaikan harga kedua yang dilakukan perusahaan pada tahun 2026.
Dalam pernyataan resminya, perusahaan menyebutkan bahwa kenaikan harga terutama disebabkan oleh eskalasi biaya komoditas. Besaran kenaikan akan bervariasi tergantung pada masing-masing produk.
Sebelumnya, pada April 2026, M&M telah menaikkan harga SUV bermesin pembakaran internal (ICE) dan kendaraan komersial hingga 2,5%, dengan rata-rata kenaikan 1,6% di seluruh portofolio. Kenaikan saat itu juga dikaitkan dengan kombinasi kenaikan biaya.
Langkah Mahindra mengikuti tren kenaikan harga yang dilakukan beberapa pabrikan otomotif lain sejak awal Juli. Tata Motors Passenger Vehicles menaikkan harga kendaraan penumpang, termasuk kendaraan listrik, hingga 1,5% mulai 1 Juli 2026. Sebelumnya, Tata telah menaikkan harga kendaraan ICE sebesar 0,5% pada April 2026.
Kia India mengumumkan revisi harga hingga 2% untuk seluruh modelnya, efektif 1 Juli 2026. Sementara itu, JSW MG Motor India menaikkan harga hingga 3% mulai 1 Juli 2026. Hyundai Motor India juga telah menaikkan harga mobil dan SUV hingga Rp12.800 sejak 1 Juni 2026 akibat kenaikan biaya input.





















Tinggalkan Balasan