Media Kampung – Pengendara mobil di Jakarta perlu waspada. Aturan ganjil genap tidak hanya berlaku di jalan protokol, tetapi juga di 28 akses gerbang tol. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi kemacetan di sekitar pintu masuk dan keluar tol yang bersinggungan langsung dengan arteri utama ibu kota.

Aturan ganjil genap berlaku setiap Senin hingga Jumat, kecuali hari libur nasional. Jam operasional dibagi dua sesi: pukul 06.00–10.00 WIB dan pukul 16.00–21.00 WIB. Pelanggar akan dikenakan denda maksimal Rp500.000 berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pengawasan diperketat dengan sistem tilang elektronik (ETLE) statis maupun mobile.

Daftar 28 Gerbang Tol yang Berlaku Ganjil Genap

Berikut adalah daftar lengkap gerbang tol di Jakarta yang masuk zona pembatasan ganjil genap:

Jalan Tol Dalam Kota (Arah Grogol – Bandara – Cawang)

  • Gerbang Tol Tomang Raya
  • Gerbang Tol Slipi 2
  • Gerbang Tol Slipi 1
  • Gerbang Tol Jelambar 2
  • Gerbang Tol Jelambar 1
  • Gerbang Tol Pejompongan
  • Gerbang Tol Senayan
  • Gerbang Tol Semanggi 2
  • Gerbang Tol Semanggi 1
  • Gerbang Tol Kuningan 2
  • Gerbang Tol Kuningan 1
  • Gerbang Tol Tebet 2
  • Gerbang Tol Tebet 1
  • Gerbang Tol Cawang

Jalan Tol Jakarta-Cikampek & Tol JORR (Arah Masuk Kota)

  • Gerbang Tol Halim 1
  • Gerbang Tol Halim 2
  • Gerbang Tol Kebon Nanas
  • Gerbang Tol Pedati
  • Gerbang Tol Rawamangun
  • Gerbang Tol Pulomas
  • Gerbang Tol Sunter

Jalan Tol Sedyatmo, Tol Bandara, dan Tol Priok

  • Gerbang Tol Podomoro
  • Gerbang Tol Tanjung Priok 1
  • Gerbang Tol Tanjung Priok 2
  • Gerbang Tol Kebon Bawang
  • Gerbang Tol Pluit
  • Gerbang Tol Angke 1
  • Gerbang Tol Angke 2

Pastikan kendaraan Anda sesuai dengan aturan ganjil genap sebelum melintas. Hindari sanksi dengan mematuhi jadwal dan rute yang telah ditetapkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.