Media Kampung – Menjelang gelaran GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026, GAC Indonesia mengambil langkah tak terduga. Pabrikan asal Tiongkok ini memutuskan menunda peluncuran dua model terbaru yang sebelumnya direncanakan meluncur di ajang tersebut, yaitu GAC E9 dan Emzoom. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan; kondisi ekonomi yang belum stabil menjadi faktor utama.

CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengungkapkan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan fluktuasi nilai tukar menjadi pertimbangan serius. “Untuk acara GIIAS Aion ini, saya menunda peluncuran kendaraan E9 dan Emzoom. Dengan fenomena yang sekarang lagi marak, setelah harga pertama naik, demonstrasi di mana-mana, saya melihat bahwa ini bukan saat yang tepat untuk melahirkan kendaraan tersebut. Dan kita bisa melihat kurs exchange rate sekarang naik, dolar naik, yuan naik,” jelas Andry saat ditemui Media Kampung di Jakarta pada Jumat, 19 Juni 2026.

Dampak Ekonomi Makro pada Keputusan GAC

Andry menyoroti tekanan dari sisi ekonomi makro, terutama nilai tukar yang terus meningkat. Baik dolar AS maupun yuan China mengalami kenaikan, yang akan berdampak langsung pada harga jual kendaraan jika dipaksakan meluncur dalam waktu dekat. “Kalau saya luncurkan saat ini, tentunya harganya menjadi tidak terlalu ekonomis. Lebih baik saya menunda sampai situasi stabil kembali,” tambahnya.

GAC Emzoom sendiri merupakan model dengan mesin ICE 1500 Turbo, sementara E9 mengusung teknologi plug-in hybrid (PHEV). Meski PHEV lebih efisien, kendaraan ini tetap menggunakan bahan bakar fosil. “Kenapa E9 juga ditunda? Karena PHEV tetap menggunakan bahan bakar fosil. Oleh karena itu, GAC menunda peluncuran segala kendaraan yang berbahan bakar fosil sampai situasi kembali normal,” ungkap Andry.

Kesiapan Produk dan Rencana ke Depan

Meskipun peluncuran ditunda, Andry memastikan bahwa kedua model tersebut sudah siap diluncurkan. GAC Aion Indonesia hanya menunggu momentum yang lebih tepat agar produk dapat diterima pasar dengan harga kompetitif. “Produk baru memang belum ada, tapi tetap akan ada yang kita umumkan di GIIAS nanti,” tutup Andry.

Dengan kondisi saat ini, GAC Indonesia berharap situasi ekonomi segera membaik agar peluncuran dapat dilakukan tahun ini. Sementara itu, pengunjung GIIAS 2026 tetap bisa menyaksikan pengumuman penting lainnya dari GAC Aion.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.