Media Kampung – Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang memberikan respons singkat saat disinggung soal ribuan motor listrik yang diduga untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditemukan menumpuk di gudang Sentul, Kabupaten Bogor. Dengan tegas ia menyatakan, “Nggak ada. Tidak ada,” saat ditemui awak media di Gedung Nusantara I, Senin (17/6).
Alih-alih memberikan klarifikasi lebih lanjut, Nanik justru menunjuk Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari sebagai juru bicara. Ia mengungkapkan bahwa penunjukan jubir tersebut merupakan saran dari DPR RI. “Tadi dari DPR menyarankan harus ada jubir. Jubir pimpinan kami tunjuk di depan para DPR adalah Ibu Arumsari. Jadi Ibu Arumsari yang akan menjelaskan,” ujarnya.
Sikap Nanik semakin menarik perhatian ketika ia memilih keluar melalui pintu belakang Gedung Nusantara I dan langsung menuju mobilnya untuk menghindari kejaran wartawan. Langkah ini dinilai sebagai upaya menghindari pertanyaan lebih lanjut terkait temuan ribuan motor listrik tersebut.
Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan sebanyak 21.801 unit motor listrik berlogo BGN menumpuk di area pergudangan Sentul. Ribuan kendaraan yang awalnya direncanakan untuk operasional distribusi program MBG itu justru tidak terpakai. Nilai pengadaan motor listrik tersebut disebut mencapai sekitar Rp1,39 triliun, menjadi sorotan warganet.
Penumpukan motor listrik ini rupanya masih berkaitan dengan proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum terkait dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan. Selain motor listrik, di lokasi juga ditemukan sejumlah skuter matik dan motor trail yang belum dimanfaatkan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari BGN mengenai nasib ribuan kendaraan tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan