Media Kampung – Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menemui ratusan warga yang berunjuk rasa di depan kantor Bupati, Rabu (3/7/2026). Massa menyuarakan dukungan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan. Sebelumnya, mereka telah beraksi di depan gedung DPRD Ponorogo.
Dalam pertemuan tersebut, Lisdyarita mengajak semua pihak untuk bersama-sama mencari solusi agar produk lokal tetap terserap meskipun program MBG sedang libur. Ia menegaskan bahwa MBG adalah program yang sangat bagus karena mampu menggerakkan ekonomi desa. “Contohnya, untuk memenuhi kebutuhan buah-buahan, ada desa yang mengajak warganya menanam pisang cavendish,” ujarnya.
Lisdyarita mengakui bahwa selama libur sekolah, program MBG secara nasional ditiadakan, termasuk di Kabupaten Ponorogo. Dampaknya, banyak stok pangan lokal menumpuk dan tidak terserap. “Karena MBG libur, akhirnya stoknya membludak dan nggak ada penyerapan, contohnya telur sehingga dijual murah,” tambahnya.
Ia berharap seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ponorogo tidak mengambil bahan pangan dari luar, melainkan menyerap bahan pangan lokal. Dengan demikian, ekonomi di Ponorogo akan berputar dan berdampak pada keberlangsungan pelaku UMKM di wilayah Bumi Reog.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.























Tinggalkan Balasan