Media Kampung, Insiden panas terjadi dalam semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina. Gelandang Inggris, Declan Rice, nyaris mendapatkan kartu merah setelah terlibat adu mulut dengan Lionel Messi. Dalam rekaman video, Rice terlihat menutup mulutnya saat berbicara dengan Messi, sebuah gestur yang dilarang keras oleh aturan baru FIFA yang dikenal sebagai ‘Vinicius Law’.
Aturan tersebut menyatakan bahwa pemain yang sengaja menutup mulut dengan tangan, lengan, atau jersey saat terlibat konfrontasi dengan lawan atau wasit akan dianggap menggunakan bahasa ofensif, menghina, atau kasar, dan berhak mendapatkan kartu merah langsung. Namun, wasit yang memimpin pertandingan tidak mengambil tindakan terhadap Rice.
Insiden ini menambah deretan kontroversi kepemimpinan wasit di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, pelatih Prancis Didier Deschamps sempat mengkritik wasit Ivan Barton. FIFA pun melalui Pierluigi Collina membela para wasit.
Menariknya, Rice juga terlihat mengulangi gestur yang sama saat berdebat dengan gelandang Argentina, Alexis Mac Allister. Namun, ia kembali luput dari hukuman. Pelatih Argentina Lionel Scaloni memilih untuk tidak mempermasalahkan kontroversi wasit dalam konferensi pers usai pertandingan.
Sementara itu, rekan setim Rice, Jude Bellingham, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kekalahan Inggris di semifinal. Inggris harus mengakui keunggulan Argentina dan gagal melaju ke final Piala Dunia 2026.























Tinggalkan Balasan