Media Kampung – Kiper veteran Uruguay, Fernando Muslera, secara terbuka meminta maaf kepada rekan setim dan seluruh rakyat Uruguay setelah kesalahannya menyebabkan tim tersingkir dari Piala Dunia 2026. Uruguay kalah 1-0 dari Spanyol di Guadalajara pada pertandingan terakhir Grup H, Sabtu (27/6/2026), dan harus pulang tanpa kemenangan.

Gol tunggal Spanyol dicetak oleh Alex Baena pada menit ke-42 setelah tembakannya gagal ditahan sempurna oleh Muslera. Ini merupakan blunder ketiga kiper berusia 40 tahun itu selama turnamen. Pelatih Marcelo Bielsa kemudian menarik Muslera keluar saat jeda babak pertama, bukan atas instruksi pelatih, melainkan atas permintaan sang pemain sendiri.

“Saya bukan tipe orang yang suka bersembunyi, melainkan menghadapi konsekuensinya,” ujar Muslera. “Saya mengatakan kepada para pemain di ruang ganti, ‘Hari ini giliran saya… Saya tidak menjalani Piala Dunia yang baik’. Saya meminta maaf kepada mereka dan kepada seluruh rakyat Uruguay.”

Muslera mengakui beban emosional yang berat dan merenungkan kerasnya posisi penjaga gawang. “Terkadang posisi ini memberi banyak hal, tetapi di lain waktu justru mengambilnya kembali. Saya menerima apa yang harus saya hadapi,” tambahnya.

Kekalahan ini memastikan Uruguay finis di peringkat ketiga Grup H dengan hanya dua poin, di bawah Spanyol (7 poin) dan Cape Verde (3 poin). Uruguay gagal lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik. Ini menjadi kegagalan pertama Uruguay lolos dari fase grup sejak 2002. Beberapa pemain menangis di lapangan, sementara suporter melontarkan ejekan saat tim meninggalkan stadion.

Kekalahan ini juga memicu spekulasi soal masa depan Bielsa, yang sebelumnya dilaporkan berselisih dengan pemain. Karier internasional Muslera dan beberapa pemain senior lainnya kemungkinan besar berakhir dengan cara yang pahit.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.