Media Kampung – Thomas Tuchel resmi memulai petualangannya sebagai pelatih kepala Inggris di Piala Dunia 2026 dengan laga perdana melawan Kroasia. Dalam pertandingan yang berlangsung di Dallas, Texas, Rabu (17/6/2026) malam, Tuchel mengambil keputusan mengejutkan dengan menempatkan Noni Madueke sebagai starter di lini sayap, menggantikan Bukayo Saka yang masih dalam pemulihan cedera Achilles.

Keputusan ini menjadi sorotan karena Madueke, yang sepanjang musim menjadi pemain pelapis di Arsenal, mendapat kepercayaan penuh di ajang sebesar Piala Dunia. Ia akan berduet dengan Anthony Gordon di sisi sayap untuk mendukung striker utama Harry Kane. Sementara itu, Marcus Rashford dan Morgan Rogers juga harus puas memulai laga dari bangku cadangan.

Tuchel menjelaskan bahwa manajemen kebugaran pemain menjadi pertimbangan utama. Saka yang mengalami masalah Achilles membutuhkan waktu untuk pulih sepenuhnya, sehingga Madueke dinilai lebih siap secara fisik untuk menghadapi tekanan pertandingan. Selain itu, kedalaman skuad Inggris yang luar biasa memungkinkan Tuchel untuk melakukan rotasi tanpa menurunkan kualitas permainan.

Madueke sendiri sebelumnya telah menepis anggapan adanya persaingan tidak sehat dengan Saka. Dalam wawancara dengan talkSPORT, ia menegaskan bahwa hubungan mereka tetap profesional dan saling mendukung. “Kami adalah kompetitor alami karena bermain di posisi yang sama, tapi itu bukan rivalitas. Kami saling memahami,” ujar Madueke.

Laga melawan Kroasia menjadi ujian pertama bagi Inggris di Grup L yang juga dihuni Ghana dan Panama. Kroasia yang masih diperkuat Luka Modric tetap dianggap lawan berat, meskipun generasi emas mereka mulai memudar. Dengan kehadiran Madueke di starting eleven, publik berharap ia bisa menjadi kuda hitam yang membawa Inggris melaju jauh di turnamen ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.