Media Kampung – Tim nasional Jerman menolak bersikap jemawa saat menghadapi Curacao di laga perdana Grup E Piala Dunia 2026. Meski secara peringkat FIFA terpaut 72 posisi, skuad Der Panzer menegaskan akan memberikan respek penuh kepada lawan.

Pertandingan antara raksasa Eropa dan wakil CONCACAF ini dijadwalkan berlangsung di Houston Stadium pada Senin, 15 Juni 2026 pukul 00.00 dini hari WIB. Jerman jelas diunggulkan, namun mereka sadar bahwa Curacao memiliki potensi kejutan.

Peringatan dari Lini Belakang

Bek Jerman, Jonathan Tah, mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak memandang sebelah mata Curacao. “Di turnamen sekelas Piala Dunia, tidak ada pertandingan yang mudah. Kami tak boleh memandang sebelah mata Curacao,” tegas Tah seperti dikutip dari Media Kampung.

Menurut Tah, Curacao memiliki kecepatan dan banyak pemain yang bermain di Eropa. “Kami harus fokus penuh selama 90 menit,” tambahnya.

Senada dengan Tah, Nico Schlotterbeck juga menyuarakan kewaspadaan. Bek Borussia Dortmund itu menilai setiap negara yang lolos ke putaran final pasti memiliki kualitas. “Kami sudah menganalisis permainan mereka secara detail. Curacao bisa menghukum kesalahan kecil yang kami buat,” ujar Schlotterbeck.

Bagi Schlotterbeck, kunci utama meraih kemenangan adalah kerja keras dan respek kepada lawan. “Tujuan kami jelas meraih kemenangan, namun itu butuh kerja keras dan respek,” imbuhnya.

Sikap Pantang Meremehkan

Sikap waspada ini menunjukkan bahwa Jerman tidak ingin terulang insiden masa lalu saat tim besar tumbang oleh kuda hitam. Dengan persiapan matang dan analisis mendalam, Der Panzer bertekad memulai Piala Dunia 2026 dengan langkah positif.

Curacao sendiri lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menunjukkan performa impresif di babak kualifikasi zona CONCACAF. Meski tidak diunggulkan, mereka siap memberikan perlawanan sengit kepada Jerman.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.