Media Kampung – 13 April 2026 | Technical Meeting Piala PSSI Banyuwangi digelar pada Minggu 12 April 2026 di Hotel Sahid Mahata Genteng, Banyuwangi, menandai persiapan akhir turnamen yang akan dimulai pada 19 April 2026 dan menegaskan komitmen panitia serta ASKAB PSSI Banyuwangi terhadap sportivitas dan transparansi.

Acara tersebut dipimpin oleh Ketua ASKAB PSSI Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, SH, MH, yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, dan dihadiri oleh perwakilan 32 klub peserta, jajaran Forum Pimpinan Kecamatan Genteng, serta aparat keamanan setempat.

Michael Edy Hariyanto menjelaskan bahwa Piala PSSI Banyuwangi dirancang menyerupai kompetisi liga profesional, dengan standar operasional yang ketat, jadwal yang terstruktur, dan prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan oleh semua pihak yang terlibat.

Dalam proses pengundian grup, panitia menyiapkan mekanisme terbuka di hadapan seluruh perwakilan klub, sehingga setiap tim dapat menyaksikan secara langsung pemilihan lawan dan jadwal pertandingan tanpa intervensi pihak ketiga.

“Alhamdulillah, antusiasme klub sangat luar biasa. Kita lakukan ini seperti liga profesional, tidak main-main,” ujar Michael, menekankan bahwa transparansi dalam drawing menjadi jaminan fairness untuk kemajuan sepak bola daerah.

Selain transparansi, panitia juga membentuk Komisi Humas dan Komisi Disiplin yang dilengkapi dengan perangkat rekaman video untuk memantau jalannya setiap laga, sehingga potensi kecurangan dapat diidentifikasi secara real time.

“Wasit harus transparan dan tidak memihak. Jika ada persoalan, segera laporkan dan akan langsung kami tindak,” tegas Michael, menambahkan bahwa setiap keputusan ofisial akan dipertimbangkan oleh Komisi Disiplin untuk menegakkan aturan secara konsisten.

Kehadiran Camat Genteng, Kapolsek, Danramil, serta seluruh pengurus ASKAB PSSI Banyuwangi menciptakan suasana kondusif, sementara perwakilan 32 tim menegaskan kesiapan mereka untuk berkompetisi dengan semangat sportivitas dan profesionalisme.

Dengan total 32 klub yang berpartisipasi, harapan utama panitia adalah munculnya pemain lokal unggulan yang memiliki kualitas profesional, sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola Banyuwangi menjelang musim kompetisi berikutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.