Media Kampung – Pelatih Willem II, John Stegeman, menyampaikan kekagumannya terhadap penampilan salah satu pemain Ajax dalam pertandingan Eredivisie melawan Willem II yang berakhir dengan kemenangan 5-1 untuk Ajax. Stegeman menyoroti kejeniusannya pemain tersebut meski timnya harus menelan kekalahan telak di Johan Cruijff ArenA.
Dalam pertandingan tersebut, Ajax unggul 2-0 saat turun minum dan memperbesar keunggulan di babak kedua. Meskipun Willem II sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 4-1, Kasper Dolberg memastikan kemenangan Ajax dengan gol kelima. Stegeman mengakui bahwa persiapan menghadapi pemain seperti Julian Brandt cukup sulit karena pemain itu menunjukkan momen kejeniusannya yang membuat perbedaan di lapangan.
“Sebisa mungkin kami mempersiapkan diri, tetapi dia memang sesekali menunjukkan kejeniusannya. Itu tidak masalah, memang begitu adanya,” ujar Stegeman. Ia juga menambahkan bahwa Ajax memang pantas menang, tetapi ia kecewa dengan peluang yang disia-siakan timnya, terutama di awal pertandingan.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang kini membela Ajax. Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua PSSI, Erick Thohir, meminta Ajax untuk menjaga Paes dan memberinya kesempatan bersaing di klub. Paes telah mencatatkan 28 penampilan untuk Ajax dengan 18 kebobolan dan enam clean sheet sejak bergabung dari Dallas FC pada pertengahan musim lalu.
Pelatih Ajax, Míchel Sánchez, menjelaskan alasan memberikan debut kepada Maarten Paes musim ini. Paes dipercaya tampil melawan Willem II karena Marc-Andre ter Stegen sedang dalam masa pemulihan cedera dan jeda internasional sudah dekat. Sanchez menilai ini waktu yang tepat bagi Paes untuk mendapatkan kesempatan bermain sambil menjaga kondisi Ter Stegen.
Ajax juga mendapat sorotan dari media Spanyol, Mundo Deportivo, yang menilai tim asuhan Míchel Sánchez menunjukkan perkembangan signifikan. Ajax dikatakan mulai menemukan ritme permainan yang konsisten dan mampu menantang gelar Eredivisie meskipun persaingan dengan juara bertahan PSV tetap ketat.
Namun, kabar kurang menyenangkan datang terkait striker Ajax asal Nigeria, Tolu Arokodare. Pelatih Míchel mengonfirmasi bahwa Arokodare tidak dimainkan karena mengalami demam sepanjang minggu sebelum pertandingan melawan Willem II. Kondisi ini memengaruhi kesiapan sang striker menjelang laga penting dan kualifikasi Piala Afrika 2027 bersama Nigeria.
Secara keseluruhan, Ajax memperlihatkan performa kuat dengan penguasaan bola mencapai 70 persen dan menciptakan 33 tembakan di pertandingan melawan Willem II. Kemenangan besar ini sekaligus memperkuat posisi Ajax sebagai pesaing serius di Eredivisie musim ini.
Dengan dukungan pemain kunci seperti Julian Brandt, Maarten Paes, dan Kasper Dolberg, serta bimbingan pelatih Míchel Sánchez, Ajax berpeluang besar untuk terus bersaing di level tertinggi kompetisi domestik dan internasional.














Tinggalkan Balasan