Media Kampung – Nico Paz, bintang muda dari klub Como, muncul sebagai kandidat utama untuk mengenakan nomor punggung 10 di Timnas Argentina setelah pensiunnya Lionel Messi dari sepak bola internasional. Keputusan Messi mengakhiri karier internasionalnya pada usia 39 tahun menandai berakhirnya era panjang sang legenda di La Albiceleste.
Nomor 10 memiliki makna yang sangat penting bagi Argentina, pernah dikenakan oleh legenda legendaris Diego Maradona dan Lionel Messi sendiri. Kini, Nico Paz yang berusia 21 tahun dan telah mencatat 11 penampilan bersama Timnas Argentina, dinilai memiliki potensi besar untuk memikul tanggung jawab besar tersebut.
Namun, pensiunnya Messi juga memicu kekhawatiran di tubuh Timnas Argentina terkait masa depan pelatih Lionel Scaloni. Setelah hampir dua dekade dipimpin oleh Messi, kepergian sang ikon sepak bola menimbulkan ketidakpastian, termasuk kemungkinan berakhirnya masa bakti Scaloni. Federasi Sepakbola Argentina berupaya memperpanjang kontrak pelatih tersebut agar proyek timnas tetap berjalan stabil.
Di sisi lain, skuad Timnas Argentina masih diisi oleh sejumlah pemain berpengalaman dan juara dunia, sehingga kualitas tim tidak perlu diragukan meskipun tanpa Messi. Scaloni dijadwalkan mengumumkan daftar pemain untuk pertandingan persahabatan internasional pertama tanpa Messi pada awal September 2026.
Sementara itu, di ranah sepak bola internasional lainnya, Singapura akan menjadi tuan rumah turnamen Mizuho Blue Challenge pada November 2026 yang akan diikuti oleh Timnas Brasil, Jepang, Paraguay, dan Singapura sendiri. Turnamen ini menjadi bagian dari perayaan 60 tahun hubungan diplomatik Singapura dan Jepang, sekaligus meningkatkan eksposur sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Selain itu, dalam persiapan Asian Games 2026, Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) melakukan penyusutan skuad Timnas Voli Putra dari 18 menjadi 12 pemain guna memperkuat strategi dan kekompakan tim. Enam pemain dipastikan tidak masuk dalam skuad final berdasarkan evaluasi pelatih.
Perubahan ini mencerminkan dinamika yang terjadi di berbagai cabang olahraga nasional dan internasional, di mana regenerasi dan penyesuaian strategi menjadi kunci untuk meraih prestasi optimal di masa depan.














Tinggalkan Balasan