Media Kampung – Willian Pacho, bek Paris Saint-Germain, menjadi salah satu pilar utama dalam skuad Ekuador yang sukses melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Jerman 2-1 di MetLife Stadium, New Jersey. Kemenangan bersejarah itu tidak lepas dari kontribusi pemain-pemain yang berasal dari Provinsi Esmeraldas, sebuah wilayah kecil di pesisir barat laut Ekuador yang menjadi pemasok terbesar talenta sepak bola negara itu.

Esmeraldas hanya memiliki sekitar 600.000 penduduk atau 3% dari total populasi Ekuador, namun menyumbang 10 dari 26 pemain yang sudah memastikan tempat di Piala Dunia 2026. Angka ini jauh melampaui provinsi lain, termasuk Guayas yang hanya menyumbang enam pemain. Fenomena ini bukan baru: sejak 2002, Esmeraldas selalu menjadi kontributor pemain terbanyak untuk tim nasional Ekuador.

Kunci dari sukses ini terletak pada sejarah dan demografi unik Esmeraldas. Wilayah ini dihuni mayoritas penduduk Afro-Ekuador, keturunan dari budak yang selamat dari kapal karam pada abad ke-16. Mereka membangun komunitas terisolasi di hutan, sulit dijangkau penjajah Spanyol. Dari isolasi geografis itulah lahir fisik atletis khas pemain Ekuador: tinggi, berotot, cepat, dan lincah.

Dalam laga melawan Jerman, Willian Pacho bermain penuh sebagai bek tengah bersama Piero Hincapié, rekan senegaranya yang juga berasal dari Esmeraldas. Keduanya kini menjadi andalan di lini belakang klub-klub Eropa. Pacho baru saja memenangkan Liga Champions bersama PSG, sementara Hincapié menjadi juara Premier League bersama Arsenal.

Pelatih Sebastian Beccacece, yang nyaris dipecat sebelum pertandingan, memuji semangat juang anak asuhnya. “Kami punya kesempatan untuk maju dan jika tidak berhasil, saya harus pergi. Tapi hasil ini menunjukkan karakter tim,” ujarnya. Kemenangan atas Jerman menjadi yang pertama bagi Ekuador di Piala Dunia melawan tim sekaliber Jerman, sekaligus mengamankan posisi Beccacece.

Kini Ekuador menunggu lawan di babak 32 besar, yang kemungkinan besar adalah Inggris jika tim asuhan Gareth Southgate finis sebagai juara Grup L. Pertandingan itu akan digelar di Atlanta, Amerika Serikat. Terlepas dari hasil selanjutnya, kontribusi Esmeraldas dan pemain seperti Willian Pacho telah menuliskan babak baru dalam sejarah sepak bola Ekuador.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.