Media Kampung – Cruz Azul menghadapi masa sulit setelah mengalami kekalahan ketiga secara berturut-turut di Liga MX 2026 usai takluk 0-2 dari Atlas di Stadion Azteca. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang suasana di dalam tim, terutama setelah video yang memperlihatkan pemain Cruz Azul tidak memberi salam kepada pelatih Joel Huiqui setelah pertandingan beredar.
Kekalahan ini menandai awal yang sulit bagi Cruz Azul dalam musim Apertura 2026. Setelah dua kemenangan awal melawan Atlético de San Luis dan Puebla, tim ini kalah dalam tiga pertandingan terakhir melawan Atlante, Tijuana, dan Atlas. Selain itu, mereka juga gagal melaju di Leagues Cup 2026 setelah tersingkir di fase grup, meskipun sempat meraih kemenangan atas Philadelphia Union dan New York City FC.
Video yang beredar menunjukkan para pemain Cruz Azul berjalan ke ruang ganti tanpa memberikan salam kepada pelatih Joel Huiqui, yang tetap berada di area lorong. Hal ini memicu spekulasi mengenai ketegangan dalam ruang ganti, terutama di tengah hasil buruk yang terus menimpa tim. Situasi ini menjadi perhatian serius mengingat Cruz Azul baru saja meraih gelar Liga MX beberapa bulan lalu.
Selain masalah internal, terdapat kabar mengenai salah satu pemain kunci, Erik Lira, yang tidak masuk dalam skuad melawan Atlas. Ia sempat terlihat berinteraksi dengan para penggemar sebelum pertandingan dan diyakini akan segera meninggalkan klub untuk bergabung dengan klub Eropa, AS Monaco. Hal ini menambah dinamika dalam skuad saat mereka berusaha bangkit dari periode buruk.
Posisi Cruz Azul di klasemen Liga MX pun menurun drastis, kini berada di peringkat ke-12 dengan hanya mengumpulkan enam poin dari lima pertandingan. Mereka akan menghadapi tantangan berat selanjutnya saat bertandang ke markas Necaxa pada tanggal 28 Agustus 2026.
Situasi ini menjadi ujian besar bagi Joel Huiqui sebagai pelatih, yang harus mengelola atmosfer tim dan mencari solusi agar La Máquina kembali ke jalur kemenangan dan mempertahankan gelar juara mereka.















Tinggalkan Balasan