Media Kampung, Tim nasional Belgia merayakan kemenangan telak 4-1 atas Amerika Serikat pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan cara yang unik. Para pemain menirukan gerakan joget khas Presiden AS Donald Trump setelah gol keempat yang dicetak Romelu Lukaku pada menit ke-90.

Selebrasi tersebut dipimpin oleh Lukaku, yang mengayunkan tangan ke depan dan belakang diikuti rekan-rekannya. Gerakan itu diduga merupakan sindiran keras atas kontroversi yang melibatkan FIFA dan Amerika Serikat sebelumnya.

Sebelum laga, FIFA mendapat kecaman setelah menangguhkan hukuman kartu merah kepada striker AS, Folarin Balogun. Dengan keputusan itu, Balogun bisa bermain melawan Belgia meski sebelumnya menerima kartu merah. Donald Trump pun mengakui telah menghubungi FIFA untuk meninjau ulang hukuman tersebut.

Tindakan FIFA menuai protes keras dari UEFA. Federasi sepak bola Eropa menilai keputusan itu tidak masuk akal. Meski Seattle Stadium memberikan dukungan penuh kepada AS, Belgia tetap tampil solid dan efektif. Setelah unggul 2-1 pada babak pertama, Red Devils menambah dua gol lagi di paruh kedua untuk memastikan kemenangan 4-1.

Hasil ini membuat Belgia melaju ke perempat final, sementara AS sebagai tuan rumah harus angkat koper. Selebrasi joget Donald Trump menjadi sorotan, mempertegas ketegangan antara kedua tim yang sudah memanas sejak sebelum pertandingan.