Media Kampung – Lionel Messi kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemain terbaik dunia saat Argentina mengalahkan Islandia 3-0 dalam laga uji coba terakhir mereka menjelang Piala Dunia 2026. Messi, yang sebelumnya diragukan tampil karena cedera hamstring, masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-70 dan langsung memberikan dampak besar.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Auburn, Alabama, Amerika Serikat, Messi mencetak gol melalui tendangan penalti pada menit ke-80. Gol tersebut berawal dari umpan terobosan cerdik Messi kepada Lautaro Martinez yang kemudian dilanggar di kotak penalti. Eksekusi penalti Messi tidak mampu dihalau kiper Islandia, memastikan kemenangan nyaman bagi Argentina.
Penampilan Messi ini sekaligus meredakan kekhawatiran publik Argentina terkait kebugarannya. Sebelumnya, ia mengalami cedera hamstring saat bermain untuk Inter Miami pada akhir Mei lalu. Namun, ia pulih tepat waktu dan siap memimpin Argentina mempertahankan gelar juara dunia yang diraih empat tahun lalu di Qatar.
Argentina tergabung di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania. Laga pertama mereka akan menghadapi Aljazair pada 16 Juni 2026 di Kansas City. Messi, yang kini berusia 38 tahun, diprediksi akan tampil di Piala Dunia keenam kalinya dan kemungkinan menjadi turnamen terakhirnya.
Selain Messi, pemain Argentina lain seperti Julian Alvarez dan Enzo Fernandez juga menjadi sorotan. Alvarez, yang mencetak dua gol ke gawang Kroasia di semifinal Piala Dunia 2022, terus menunjukkan perkembangan sebagai striker haus gol. Sementara Fernandez, yang menjadi bintang kejutan di Qatar, tetap menjadi andalan di lini tengah.
Di sisi lain, Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini diwarnai sejumlah kontroversi. Salah satunya adalah penolakan masuk wasit asal Somalia, Omar Artan, ke Amerika Serikat. Artan mengaku sangat kecewa karena mimpinya menjadi wasit di Piala Dunia sirna setelah ditolak masuk di Bandara Miami.
Meski demikian, perhatian utama tetap tertuju pada Messi. Banyak pihak yang menyebut bahwa meski usianya tidak muda lagi, Messi tetap menjadi pemain paling berpengaruh di Argentina. Ia bukan sekadar kapten, melainkan pusat gravitasi yang mengangkat permainan rekan-rekannya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan