Media Kampung – Mantan bek Manchester City, Micah Richards, meyakini bahwa Elliot Anderson lebih tertarik bergabung dengan Manchester City dibandingkan Manchester United. Menurut Richards, infrastruktur dan budaya juara yang telah dibangun City selama bertahun-tahun menjadi faktor utama ketertarikan tersebut.

Richards menilai bahwa meskipun era Pep Guardiola telah berakhir, Manchester City tetap memiliki daya tarik besar bagi para pemain top. Ia menyebut fondasi yang kokoh, budaya juara, dan stabilitas organisasi sebagai nilai tambah yang sulit ditandingi klub lain. “Saya tidak bisa cukup memuji Pep dan apa yang telah dia capai, tetapi apa yang dilakukan Manchester City adalah membangun lingkungan di mana para pemain terbaik tetap ingin datang ke Manchester City terlepas dari siapa manajernya,” ujar Richards kepada Metro.

Anderson, gelandang Nottingham Forest berusia 23 tahun, menjadi target utama kedua klub asal Manchester tersebut. Manchester United membutuhkan pemain di lini tengah setelah kepergian Casemiro, sementara City juga bergerak untuk mendapatkan tanda tangan Anderson. Namun, Nottingham Forest menolak tawaran awal City senilai £80 juta dan mematok harga £120 juta (sekitar Rp2,9 triliun) untuk melepas pemain asal Skotlandia itu.

Manchester United dihadapkan pada kesulitan finansial karena harga yang diminta Forest mencapai lebih dari £100 juta, melebihi anggaran yang tersedia. Setan Merah pun mulai melirik alternatif lain seperti Ederson dari Atalanta yang harganya sekitar £35-38 juta. Ederson dikabarkan telah menyetujui pindah ke Old Trafford dan akan menjadi rekrutan pertama era Michael Carrick.

Sementara itu, Manchester City masih terus bernegosiasi dengan Forest untuk menurunkan harga. Anderson sendiri saat ini tengah fokus membela tim nasional Inggris dalam pemusatan latihan menjelang Piala Dunia 2026. Richards menilai bahwa peluang meraih trofi menjadi pertimbangan penting bagi Anderson, dan City dinilai masih menjamin persaingan di level tertinggi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.