Media Kampung – Jakarta – Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tampil gemilang kawal gawang Garuda saat Indonesia mengalahkan Oman 3-0 dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat malam, 5 Juni 2026. Penampilannya yang solid membuatnya terpilih sebagai Man of the Match.

Emil mencatat empat penyelamatan tanpa kebobolan, termasuk menggagalkan penalti Hatem Alrushadi pada menit ke-38. Penyelamatan itu menjaga keunggulan Indonesia 2-0 hingga babak pertama berakhir.

Pelatih John Herdman mengapresiasi aksi Emil, menyebut penyelamatan penalti sebagai momen penting. Menurut Herdman, jika Oman mencetak gol sebelum jeda, mereka berpotensi bangkit.

Usai laga, Emil mengungkapkan bahwa fokus sepanjang pertandingan menjadi kunci keberhasilannya. “Mengenai penyelamatan penalti itu sendiri, bagi saya yang paling penting adalah tetap fokus. Serta tetap berada dalam permainan,” kata Emil.

Meski tampil gemilang, Emil menolak menganggap keberhasilan itu sebagai kerja individu. Ia menilai lini pertahanan Indonesia juga berperan besar. “Hari ini saya pikir kami, sebagai unit pertahanan, melakukan pekerjaan yang sangat baik,” ujarnya.

Emil menekankan koordinasi antarpemain berjalan efektif. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan kiper tidak hanya bergantung pada penyelamatan, tetapi juga kesiapan pemain bertahan mengantisipasi bola muntah. “Sering kali seorang kiper melakukan penyelamatan, tetapi siapa yang lebih dulu menyambut bola muntah. Kalau penyerang lawan yang lebih dulu datang, berarti lini pertahanan belum cukup siap,” katanya.

Hubungan kiper dan pemain belakang harus saling mendukung. “Saya bisa membantu mereka, tetapi mereka juga berkali-kali membantu saya,” tegas Emil.

Kemenangan atas Oman menjadi modal positif bagi Timnas Indonesia. Selanjutnya, skuad Garuda akan menghadapi Mozambik di SUGBK pada Selasa malam, 9 Juni pukul 20.00 WIB.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.