Media Kampung – Manchester City resmi melayangkan ancaman gugatan hukum kepada calon Presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, terkait penggunaan citra Erling Haaland dalam kampanye politik. Langkah ini dipicu pernyataan Riquelme di acara televisi Spanyol El Hormiguero yang menjanjikan akan mendatangkan Haaland jika terpilih sebagai presiden klub.

Dalam acara tersebut, Riquelme memperlihatkan jersey Real Madrid bernomor punggung 9 bertuliskan Haaland, yang memicu histeria pendukung. Namun, manajemen Manchester City menilai tindakan itu mengeksploitasi citra pemain mereka tanpa izin. Jurnalis Fabriziano Romano mengutip pernyataan resmi klub: “Kabar dari Spanyol mengenai masa depan Haaland adalah SALAH. Tidak ada kemungkinan hal ini terjadi dan tidak ada klausul kontrak yang memungkinkan transfer. Kami mempertimbangkan TINDAKAN HUKUM terkait penggunaan citra pemain.”

Pihak Etihad menegaskan tiga poin penting: klaim transfer Haaland adalah kebohongan publik, tidak ada klausul pelepasan dalam kontrak, dan mereka bersiap menggugat atas pelanggaran hak citra. Aksi Riquelme dinilai sebagai strategi politik untuk meruntuhkan dominasi rezim lama menjelang pemungutan suara akhir pekan ini.

Pemungutan suara presiden Real Madrid dipastikan berlangsung panas di bawah bayang-bayang ancaman denda miliaran rupiah. Publik kini menanti reaksi kubu Riquelme terhadap tuntutan Manchester City.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.