Media Kampung – Persita Tangerang menutup musim BRI Super League 2025/26 dengan hasil kurang memuaskan setelah kalah 1-3 dari Persis Solo pada laga terakhir yang berlangsung di Banten International Stadium, Sabtu, 23 Mei 2026. Kekalahan ini membuat pelatih Carlos Pena menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada para pendukung setia klub.

Pena mengakui timnya gagal menunjukkan performa terbaik dalam pertandingan tersebut, terutama dalam hal pertahanan yang mengakibatkan kebobolan gol-gol mudah. “Kami kebobolan gol-gol yang sebenarnya bisa dihindari. Gol pertama datang dari tembakan yang cukup jauh dan hampir tanpa sudut, sedangkan gol kedua juga terbilang mudah,” ujar Pena saat diwawancarai, Selasa, 26 Mei 2026.

Pelatih Persita tersebut juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap penampilan tim dalam dua setengah bulan terakhir musim ini. Menurutnya, periode tersebut menjadi masa sulit karena performa tim tidak stabil dan jauh dari kata memuaskan. Pena berharap pengalaman di musim ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki kualitas tim ke depannya.

Senada dengan Pena, kapten tim sekaligus bek Persita, Javlon Guseynov, turut meminta maaf kepada para suporter. Ia mengakui rasa kecewa yang mendalam atas hasil ini dan berharap musim yang telah berakhir dapat menjadi titik awal perbaikan bagi seluruh pemain. “Saya mewakili tim ingin menyampaikan permohonan maaf kepada suporter. Kami juga merasa sangat kecewa karena performa kami menurun dalam dua bulan terakhir,” kata Javlon.

Dengan hasil ini, Persita menempati posisi ke-10 di klasemen akhir Liga 1 musim ini dengan mengumpulkan 45 poin. Posisi tersebut menandai penurunan dari penampilan menawan yang sempat membawa mereka bertengger di peringkat lima besar pada pertengahan musim. Meski demikian, finis di papan tengah menjadi evaluasi penting bagi manajemen dan pelatih untuk membangun strategi yang lebih baik pada kompetisi mendatang.

Meski musim berakhir dengan catatan negatif, pernyataan dari Carlos Pena dan Javlon Guseynov menunjukkan komitmen tim untuk introspeksi dan berbenah. Mereka berharap dukungan dari fans tetap terjaga agar Persita bisa bangkit dan memperbaiki performa di masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.