Media Kampung – SS Lazio berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Pisa SC pada lanjutan Serie A yang berlangsung di Stadion Olimpico, Minggu dini hari. Kemenangan ini datang setelah Lazio sempat tertinggal oleh gol Stefano Moreo pada menit ke-23.

Pisa SC membuka keunggulan melalui serangan balik yang cepat, memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Lazio. Meskipun tertinggal, Lazio tidak menyerah dan mulai meningkatkan intensitas permainan mereka.

Fisayo Dele-Bashiru menjadi pahlawan bagi Lazio dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-32. Ia berhasil menuntaskan peluang dari dalam kotak penalti dengan penyelesaian yang akurat. Gol tersebut memberikan momentum baru bagi tim tuan rumah.

Tiga menit setelah gol Dele-Bashiru, Pedro berhasil mencetak gol kemenangan untuk Lazio. Pemain asal Spanyol tersebut memanfaatkan umpan matang dari rekan setimnya dan mengubah skor menjadi 2-1. Penampilan Pedro dalam pertandingan ini sangat mengesankan, sehingga ia dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Kemenangan ini menjadi penutup yang manis untuk Lazio di laga kandang terakhir musim ini, di hadapan para pendukung setia mereka. Namun, hasil ini juga tidak mampu mengangkat posisi Lazio di klasemen, yang berakhir di urutan kesembilan dengan total 54 poin.

Di sisi lain, pelatih Maurizio Sarri mengungkapkan ketidakpastian mengenai masa depannya di Lazio. Meskipun masih terikat kontrak, Sarri mengisyaratkan bahwa ia mungkin akan meninggalkan klub tersebut di tengah rumor ketertarikan dari Atalanta BC untuk musim depan.

“Saya tidak terlalu senang karena merasa tidak didengarkan oleh klub,” ungkap Sarri setelah pertandingan. Ia menambahkan bahwa keputusan terkait masa depannya akan diambil dalam beberapa hari atau pekan mendatang.

Pisa SC, setelah pertandingan ini, terpaksa harus menerima kenyataan pahit, terdegradasi ke divisi bawah meskipun telah memberikan perlawanan yang ketat di sepanjang laga. Mereka harus berjuang lebih keras di musim depan untuk kembali ke Serie A.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.