Media KampungAntonio Conte dikabarkan akan segera mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Napoli pada akhir musim kompetisi 2025-2026. Keputusan ini membuka peluang bagi Juventus untuk kembali mendatangkan pelatih berpengalaman tersebut sebagai solusi atas situasi manajerial mereka yang sedang tidak menentu.

Berbagai media Italia seperti La Gazzetta dello Sport dan Corriere dello Sport melaporkan bahwa Conte dan Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, telah membahas rencana perpisahan sejak pertengahan April. Meski kontraknya masih berlaku hingga Juni 2027, Conte memilih untuk mengundurkan diri tanpa menuntut kompensasi apa pun. Hal ini juga dipastikan oleh pakar transfer Fabrizio Romano yang menyebutkan bahwa keputusan tersebut akan menghemat dana klub hingga sekitar 18 juta euro, termasuk sisa gaji pelatih dan stafnya.

Keputusan ini muncul setelah musim yang kurang memuaskan bagi Conte bersama Napoli, di mana ia gagal mengulang sukses meraih Scudetto pada musim debutnya. Kendati demikian, sang pelatih tampak ingin melanjutkan kariernya di level yang lebih tinggi dengan peluang besar mengambil alih posisi pelatih Timnas Italia, terutama setelah pemilihan Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni 2026.

Seiring dengan rumor kepergian Conte, Napoli sudah mulai mencari sosok pengganti yang tepat. Maurizio Sarri menjadi salah satu kandidat utama yang dipertimbangkan. Sarri sendiri mengisyaratkan ketidaksenangan terhadap situasi di Lazio dan bersedia untuk hengkang jika visi kerjanya tidak sejalan dengan manajemen klub saat ini. Selain Sarri, Massimiliano Allegri juga masuk dalam radar Napoli, meski hubungan kurang harmonis dengan beberapa petinggi AC Milan membuat masa depannya di klub asal Milan itu belum pasti.

Sementara itu, Juventus yang saat ini tengah menghadapi ketidakpastian posisi pelatih Luciano Spalletti, sangat memperhatikan perkembangan situasi Conte. Spalletti baru saja memperpanjang kontrak, tetapi ada kekhawatiran atas ketidakpuasan pelatih tersebut terhadap kualitas skuad yang tersedia, sehingga peluang Juventus untuk merekrut Conte kembali semakin terbuka. Conte sendiri dikenal jarang bertahan lama di satu klub, dengan Juventus menjadi satu-satunya klub di mana ia mengabdi selama tiga musim penuh.

Keberangkatan Conte dari Napoli diprediksi akan menimbulkan gelombang perubahan besar di Liga Italia musim panas ini. Momen ini juga menjadi titik penting bagi Juventus yang berusaha mengembalikan kejayaan dan konsistensi dalam persaingan Serie A dan Liga Champions. Dengan pengalaman dan rekam jejak keberhasilan di level domestik, Conte menjadi opsi yang menarik untuk memperkuat struktur tim di Juventus jika terjadi pergantian pelatih musim depan.

Situasi ini masih terus berkembang dan akan menjadi perhatian utama penggemar sepak bola Italia maupun dunia. Keputusan resmi dari Conte dan klub terkait diharapkan segera diumumkan setelah musim berakhir, sehingga semua pihak dapat mempersiapkan langkah strategis ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.