Media Kampung – Dusan Vlahovic kembali menjadi sorotan setelah sang ayah mengambil peranan penting dalam negosiasi kontrak dengan Juventus. Penyerang asal Serbia ini tengah menghadapi masa depan yang belum pasti di klub raksasa Serie A tersebut.
Vlahovic yang kini berusia 26 tahun, belum menunjukkan tanda-tanda akan memperpanjang kontraknya dengan Juventus yang akan berakhir pada akhir Juni mendatang. Menurut laporan Mundo Deportivo, ayah Vlahovic terlibat langsung dalam proses pembicaraan dengan manajemen Juventus, khususnya terkait tuntutan gaji yang jauh di atas tawaran awal klub.
Juventus sempat mengajukan tawaran sebesar 5 juta poundsterling per musim untuk memperbarui kontrak sang striker, namun Vlahovic menginginkan minimal 7 juta poundsterling per tahun. Sikap tegas Vlahovic ini membuat negosiasi sulit mencapai titik temu, dan peluang ia meninggalkan Juventus secara gratis pada akhir musim semakin besar.
Selama bergabung dengan Juventus sejak awal 2022, Vlahovic tampil kurang konsisten. Dari 166 pertandingan, ia hanya mampu mencetak 66 gol. Cedera yang sering dialaminya juga menjadi hambatan besar, dengan hampir 50 pertandingan dilewatkan akibat masalah fisik, termasuk pada musim ini. Hal ini membuat performanya jauh dari ekspektasi setelah transfer sebesar 67 juta poundsterling dari Fiorentina.
Di sisi lain, Arsenal dikabarkan masih mengamati situasi Vlahovic dengan seksama. Namun, The Gunners dianggap kurang berpotensi mengajukan tawaran resmi. Arsenal saat ini memiliki beberapa opsi penyerang seperti Viktor Gyokeres, Kai Havertz, dan Gabriel Jesus, yang kemungkinan akan terus menjadi andalan. Vlahovic yang menginginkan peran utama kemungkinan tidak akan menerima posisi sebagai pemain cadangan ketiga di klub London tersebut.
Kondisi ini diperparah dengan riwayat cedera Vlahovic yang membuat Arsenal ragu untuk memberikan kontrak besar, terutama dengan kebutuhan mereka mencari striker muda yang bisa berkembang dan belajar dari pemain inti. Selain Arsenal, beberapa klub besar Eropa lain seperti Bayern Munich, Barcelona, dan Atletico Madrid juga dikabarkan tertarik, namun hingga kini belum ada langkah konkret yang diumumkan.
Di sisi kompetisi, Vlahovic baru-baru ini kembali menjadi starter saat Juventus menghadapi Fiorentina dalam lanjutan Serie A. Meski demikian, performanya di musim ini masih belum optimal, dengan catatan lima gol dan satu assist sepanjang musim. Salah satu momen bersejarah terjadi saat ia mencetak gol tercepat dalam sejarah Juventus di Serie A setelah hanya 12 detik pertandingan berjalan melawan Lecce, yang membantu Juventus meraih kemenangan 1-0.
Juventus kini berada di posisi ketiga klasemen sementara Serie A, berjuang untuk memastikan tiket Liga Champions musim depan. Kemenangan atas Fiorentina menjadi kunci untuk menjaga peluang tersebut, dan Vlahovic diharapkan bisa kembali menunjukkan kualitasnya di sisa musim.
Dengan kontrak yang akan berakhir, keterlibatan ayah Vlahovic dalam negosiasi kontrak menjadi indikator serius mengenai masa depan sang striker di Juventus. Ketidakpastian ini pun menjadi perhatian banyak pihak, baik fans Juventus maupun pengamat sepak bola yang menantikan keputusan akhir dari Vlahovic dan klubnya dalam waktu dekat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan