Media Kampung – Unai Emery kembali membuktikan reputasinya sebagai spesialis Liga Europa setelah sukses membawa Aston Villa lolos ke final usai menyingkirkan Nottingham Forest dengan skor agregat 4-1. Kemenangan telak 4-0 di Villa Park pada Kamis, 7 Mei 2026, memastikan langkah Villa ke partai puncak, sekaligus membuka peluang Emery meraih trofi Liga Europa kelima sepanjang kariernya.
Pada laga leg kedua semifinal Liga Europa 2025/2026 di Birmingham, Aston Villa tampil agresif sejak awal. Gol pembuka dicetak oleh Ollie Watkins di menit ke-36, memanfaatkan umpan matang dari Emiliano Buendia, yang langsung menyamakan agregat menjadi 1-1 setelah sebelumnya Villa kalah 0-1 di leg pertama. Tekanan tuan rumah semakin intens di babak kedua. Villa mendapat hadiah penalti usai wasit melakukan tinjauan VAR dan menemukan pelanggaran terhadap Pau Torres di kotak terlarang. Buendia yang ditunjuk sebagai algojo sukses menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-58.
Kapten Aston Villa, John McGinn, menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol beruntun pada menit ke-77 dan 80. Gol-gol tersebut memastikan keunggulan agregat Villa atas Nottingham Forest sekaligus menutup laga dengan skor 4-0. Sepanjang pertandingan, Forest kesulitan mengimbangi permainan Villa, apalagi setelah Morgan Gibbs-White, yang baru pulih dari cedera kepala, hanya masuk sebagai pemain cadangan. Peluang-peluang Forest juga berhasil dipatahkan oleh Emiliano Martinez yang tampil solid di bawah mistar Villa.
Menurut laporan resmi Bola.com, kemenangan ini membawa Aston Villa tampil di final Liga Europa untuk pertama kalinya sejak era modern. Mereka akan menantang wakil Jerman, SC Freiburg, yang juga melakukan comeback di semifinal melawan Braga. Laga final dijadwalkan berlangsung di Istanbul pada 20 Mei 2026, dan menjadi kesempatan emas bagi klub asal Birmingham untuk mengakhiri penantian gelar mayor selama tiga dekade. Terakhir kali Villa mengangkat trofi besar adalah pada 1996, ketika menjuarai Piala Liga Inggris.
Keberhasilan membawa Villa ke final mempertegas status Unai Emery sebagai pelatih tersukses di Liga Europa. Sebelumnya, pelatih asal Basque ini sudah lima kali menembus final, yakni tiga bersama Sevilla (2014, 2015, 2016), satu bersama Arsenal (2019), dan Villarreal (2021). Dari lima final tersebut, Emery sukses meraih empat gelar juara. “Kami berjuang hingga akhir dan para pemain tampil luar biasa. Target kami jelas, ingin mengukir sejarah untuk Aston Villa,” ujar Emery seperti dikutip dari Bola.com.
Penampilan Villa musim ini di bawah asuhan Emery memang fenomenal. Selain mental bertanding yang kuat, rotasi pemain dan taktik efektif menjadi kunci kebangkitan mereka di Eropa. John McGinn, gelandang sekaligus kapten tim, tak ragu memberikan pujian untuk pelatihnya. “Unai Emery mengubah mentalitas kami. Sekarang kami percaya bisa mengalahkan siapa pun di Eropa,” jelas McGinn dalam wawancara resmi pasca pertandingan.
Dengan hasil ini, Aston Villa dan Unai Emery menatap final Liga Europa dengan motivasi tinggi. Emery punya peluang besar menambah koleksi trofi Liga Europa menjadi lima dan semakin menegaskan dirinya sebagai raja kompetisi ini. Sementara Villa berpeluang mencatat sejarah baru dan mengakhiri puasa trofi mayor mereka di kancah Eropa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan