Media Kampung – Mahasiswa BINUS University kembali mencatat prestasi internasional melalui program study abroad yang diikuti Harrison Deandre Gavriel, mahasiswa Business Law angkatan 2026. Harrison menempuh satu semester di University of Tsukuba, Jepang, setelah sebelumnya menjalani program serupa di Tokyo Metropolitan University, dengan dukungan beasiswa AIMS Scholarship yang difasilitasi oleh BINUS International Office.
Program beasiswa AIMS Scholarship menjadi pintu bagi Harrison untuk memperluas wawasan akademik dan lintas budaya. Beasiswa ini merupakan hasil kerja sama multilateral antar pemerintah dan universitas kawasan Asia, bertujuan meningkatkan mobilitas mahasiswa, pemahaman lintas budaya, dan kompetensi global. Melalui program ini, mahasiswa terpilih BINUS University dapat menempuh studi di universitas mitra di Asia selama satu semester hingga satu tahun, dengan pendampingan penuh mulai proses nominasi hingga pendaftaran.
Harrison mengungkapkan, informasi mengenai kesempatan study abroad didapatnya dari BINUS International Office yang secara aktif memberikan bimbingan dan memonitor perkembangan mahasiswa di luar negeri. Ia mengatakan, “BINUS International Office berperan penting dalam proses nominasi dan pendaftaran, sehingga saya bisa mengikuti program study abroad dengan lancar.”
Keputusan Harrison memilih Business Law di BINUS University dilatari minatnya pada bidang hukum serta keinginan memahami sistem hukum secara luas. Selain menawarkan kurikulum komprehensif di bidang hukum bisnis, reputasi BINUS sebagai perguruan tinggi swasta unggulan di Indonesia dan testimoni positif dari lingkungan sekitar turut memperkuat pilihannya.
Pengalaman internasional sudah melekat pada diri Harrison sejak pendidikan menengah, di mana ia telah terbiasa hidup dan belajar di luar negeri. Namun, ia memilih kembali ke Indonesia demi memahami perbedaan sistem hukum berbagai negara, lalu memutuskan memperdalam ilmu hukum di BINUS sebelum mengambil kesempatan studi di Jepang. Jepang dipilih karena kualitas sumber daya manusia, budaya kerja, dan etika sosial yang kuat, serta lingkungan belajar internasional yang ditawarkan University of Tsukuba.
Salah satu momen berkesan yang dialami Harrison adalah saat ia diundang menjadi pembicara untuk siswa-siswi SMA di Indonesia yang berminat mengikuti program study abroad. Dalam sesi tersebut, ia membagikan pengalaman tentang persiapan, strategi belajar efektif, dan tantangan yang dihadapinya selama studi di luar negeri. Ia menilai pengalaman ini sangat penting karena memberi kesempatan untuk berbagi wawasan secara profesional di forum internasional.
BINUS University terus memperluas akses mahasiswa terhadap pengalaman akademik global dengan memberikan peluang mengikuti lebih dari satu program study abroad selama masa studi. Dukungan kurikulum dan pengakuan akademik lintas institusi memastikan mahasiswa tetap dapat memenuhi syarat kelulusan meski mengikuti program di luar negeri. BINUS International Office juga secara rutin memantau proses adaptasi dan perkembangan studi mahasiswa agar mereka dapat memaksimalkan pengalaman internasional tersebut.
Melalui perjalanan akademik Harrison Deandre Gavriel, BINUS University menegaskan komitmen dalam menghadirkan pendidikan berkelas dunia dan memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan global. Saat ini, Harrison telah menyelesaikan dua program study abroad di Jepang dan menjadi contoh nyata bagaimana dukungan institusi mampu memperluas perspektif dan kesiapan lulusan untuk bersaing secara internasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan