Media Kampung – Atlet dari Arunachal Pradesh, Neyman Wangsu dan Rupa Bayor, resmi dipilih untuk mewakili India dalam Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, dari 19 September hingga 4 Oktober. Wangsu akan bertanding di cabang Wushu (Changquan putri), sementara Bayor akan berlaga di Taekwondo (Poomsae individu). Pemilihan mereka menjadi momen bersejarah bagi provinsi tersebut dan Indonesia secara umum.

Wangsu sebelumnya menghadapi kendala saat Asian Games 2023 di China karena penolakan visa, namun kini berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan kemenangan tiga medali emas berturut-turut di National Games dan berbagai kejuaraan nasional serta internasional sejak 2019. Sementara itu, Bayor menorehkan prestasi tertinggi di Taekwondo dengan peringkat dunia keenam dan Asia pertama serta meraih medali perunggu di Kejuaraan Taekwondo Asia tahun ini.

Baca juga:

Selain sorotan atas atlet-atlet muda berbakat, persiapan tim tenis India menghadapi Asian Games 2026 juga menarik perhatian. Pemain tenis India, termasuk peringkat satu dan dua tunggal putri negara tersebut, dikejutkan dengan keputusan pembatasan kuota atlet yang dinilai kontroversial. Rohan Bopanna, mantan petenis nasional, menyuarakan ketidaksetujuannya atas keputusan tersebut yang dianggap mengabaikan prestasi dan perjuangan para atlet yang telah bersaing dan memenuhi kualifikasi secara internasional.

Baca juga:

Komite olahraga India hanya menyetujui kontingen tenis yang terdiri dari tujuh atlet, termasuk Sumit Nagal dan Dhakshineswar Suresh untuk tunggal putra, serta Yuki Bhambri, N Sriram Balaji, dan Anirudh Chandrasekar untuk ganda putra. Untuk ganda putri, kontingen yang disetujui adalah Ankita Raina dan Rutuja Bhosale. Keputusan ini memicu debat tentang kriteria seleksi dan dukungan terhadap atlet yang telah berjuang keras demi negara.

Baca juga:

Persiapan Asian Games 2026 di Jepang menjadi panggung penting bagi atlet India untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi tingkat Asia. Keberhasilan Wangsu dan Bayor mencerminkan perkembangan cabang olahraga yang kurang mendapat sorotan di India, sementara dinamika di tim tenis menyoroti tantangan dalam pengelolaan seleksi atlet berprestasi.