Media Kampung, Lombok Timur – Kebakaran melanda empat ruangan di Madrasah Aliyah Nahdlatul Wathan Muaallimin Anjani, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada Minggu malam sekitar pukul 21.30 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Empat ruangan yang terbakar meliputi tiga ruang asrama santri dan satu ruang laboratorium. Menurut M. Zuhri, guru di madrasah tersebut, api diduga berasal dari korsleting listrik pada kabel yang kemudian menyebar ke bangunan lain. Bangunan yang terbakar merupakan bangunan lama yang diduga belum pernah dilakukan pemeriksaan instalasi listrik secara menyeluruh.
Proses pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Timur dengan mengerahkan empat armada pemadam. Api berhasil dipadamkan sekitar 40 menit setelah kejadian. Sementara itu, kepolisian telah mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran secara resmi.
Penyebab Kebakaran dan Tindakan Pencegahan
Informasi awal dari para santri menyebutkan sumber api berasal dari arus pendek pada kabel listrik. M. Zuhri menyatakan bahwa kondisi kabel lama dan kemungkinan adanya gangguan seperti bekas gigitan tikus mungkin menjadi faktor penyebab terjadinya korsleting tersebut.
Kepala Kepolisian Resor Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Ia juga mengimbau seluruh pondok pesantren dan institusi pendidikan yang banyak dihuni santri untuk memeriksa dan memperhatikan instalasi listrik secara berkala serta menghindari penggunaan sumber api yang berpotensi memicu kebakaran.
Imbauan Kepada Santri dan Pengelola
- Memastikan instalasi listrik diperiksa dan dirawat secara rutin.
- Menghindari penggunaan api terbuka tanpa pengawasan.
- Santri diimbau untuk saling mengingatkan jika ada potensi bahaya kebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan keselamatan kebakaran di lingkungan pendidikan, terutama yang memiliki asrama dan fasilitas penunjang lainnya.















Tinggalkan Balasan