Media Kampung – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan komitmen pemerintah untuk memaksimalkan persiapan kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026. Hal itu disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11).
Erick mengungkapkan, anggaran pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk Asian Games 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2022. Dari semula Rp389,8 miliar, kini hanya tersedia Rp81,04 miliar. Meski begitu, alokasi untuk keberangkatan kontingen tetap diprioritaskan.
Indonesia menargetkan perolehan empat medali emas pada Asian Games mendatang. Target ini turun dari capaian tujuh emas di Asian Games 2022, karena tiga nomor pertandingan potensial tidak dipertandingkan lagi. Ketiga nomor tersebut adalah 10m running target, 10m running target mixed (menembak), dan traditional boat race.
Erick menjelaskan, pihaknya telah bertemu dengan sejumlah cabang olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk menyusun strategi terbaik. Ia berharap ada dukungan tambahan dari pemangku kebijakan, terutama dalam hal pendanaan, guna menunjang kebutuhan atlet dan pelatih.
Menpora juga mengapresiasi keterlibatan tokoh-tokoh penting dalam pembinaan olahraga, seperti Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani yang juga Ketua Umum Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), serta Yenny Wahid yang menjabat Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). “Mudah-mudahan ke depan semakin banyak pemangku kebijakan yang terus memberikan perhatian lebih kepada atlet dan pelatih kita,” pungkas Erick.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan