Media Kampung – Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Liga Champions mereka setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti dengan skor 4-3. Pertandingan final yang berlangsung di Puskás Aréna, Budapest, pada 30 Mei 2026, berakhir imbang 1-1 setelah waktu normal dan tambahan waktu.
Arsenal membuka skor lebih awal melalui gol Kai Havertz pada menit ke-6, di mana Leandro Trossard memberikan assist. Namun, PSG berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Ousmane Dembélé pada menit ke-65 setelah Cristhian Mosquera melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.
Setelah 90 menit dan tambahan waktu berlangsung tanpa gol, pertandingan berlanjut ke adu penalti. Dalam momen krusial ini, Gabriel Magalhaes dan Eberechi Eze dari Arsenal gagal mengeksekusi penalti mereka, di mana Gabriel bahkan melewatkan tendangannya yang melambung tinggi di atas gawang, menyisakan Arsenal tanpa peluang untuk meraih trofi pertama mereka.
PSG, yang dilatih oleh Luis Enrique, merayakan gelar Liga Champions kedua berturut-turut mereka, menjadi tim kedua yang berhasil melakukan hal ini sejak Real Madrid, yang memenangkan tiga gelar beruntun antara 2016 dan 2018. Arsenal, yang baru pertama kali kembali ke final Liga Champions sejak 2006, sekali lagi harus menghadapi kenyataan pahit setelah tidak berhasil meraih trofi tersebut.
Dengan hasil ini, PSG membuktikan bahwa mereka adalah salah satu klub terkuat di Eropa saat ini, sementara Arsenal harus kembali merenungkan langkah mereka untuk mencapai puncak Eropa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan