Media Kampung – Manchester City harus menelan kekalahan 1-2 dari Aston Villa dalam pertandingan terakhir Liga Inggris musim 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Etihad, Minggu 24 Mei 2026. Hasil ini menjadi catatan pahit sekaligus menandai perpisahan dengan pelatih Pep Guardiola serta dua pemain penting, John Stones dan Bernardo Silva.

Dalam laga tersebut, Aston Villa berhasil membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal lebih dulu. Antoine Semenyo membuka keunggulan untuk Villa melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok dari Tijjani Reijnders pada menit ke-23. Namun City berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang sempat dianulir wasit kepada Phil Foden, meskipun VAR tidak menunjukkan adanya offside.

Babak kedua menjadi milik Ollie Watkins yang mencetak dua gol pada menit ke-47 dan ke-61, membawa Aston Villa unggul dan memastikan kemenangan di kandang City. Kekalahan ini sekaligus mengubur harapan The Citizens untuk merebut gelar Liga Inggris yang telah lebih dulu diamankan Arsenal sejak pekan sebelumnya.

Meski hasil akhir kurang menguntungkan, Pep Guardiola tetap optimis dengan pencapaian musim ini. Dia menyoroti sikap gigih para pemain dan kesadaran mereka terhadap ketatnya persaingan di Liga Inggris dan kompetisi Eropa. Guardiola menganggap raihan Piala FA dan Piala Carabao sebagai prestasi yang layak disyukuri, menegaskan bahwa skuadnya berada di jalur yang tepat.

“Setiap trofi yang kami raih tidak kami anggap remeh,” kata pelatih asal Spanyol itu. Ia pun mengajak para pendukung Manchester City untuk menikmati proses yang telah dilalui, bukan hanya menunggu keberhasilan di Liga Champions. Pep juga mengapresiasi pencapaian Erling Haaland yang sukses meraih Golden Boot Liga Inggris untuk ketiga kalinya dalam empat musim terakhir.

Kekalahan ini sekaligus menjadi babak akhir kebersamaan selama satu dekade antara Manchester City dengan Pep Guardiola yang telah mempersembahkan 20 trofi. John Stones dan Bernardo Silva juga mengucapkan selamat tinggal pada klub selepas musim ini, menandai era baru bagi The Citizens yang akan segera memasuki fase tanpa beberapa sosok penting tersebut.

Manchester City kini menghadapi tantangan membangun kembali tim untuk mempertahankan prestasi di musim mendatang, di tengah perpisahan dengan figur-figur berpengaruh yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan sukses klub.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.