Media Kampung – Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik bangsa. Laksamana TNI (Purn.) Achmad Sutjipto, mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) ke-16, meninggal dunia pada Kamis, 18 Juni 2026 di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, dalam usia 81 tahun. Sosok yang dikenal profesional dan berintegritas ini meninggalkan jejak pengabdian panjang bagi TNI AL dan bangsa.
Achmad Sutjipto lahir pada 12 Mei 1945. Kariernya di TNI AL dimulai dari bawah dan terus menanjak hingga mencapai puncak pada 1999, saat ia dilantik sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut. Tak lama kemudian, ia dipromosikan menjadi KSAL menggantikan Laksamana Widodo Adi Sutjipto. Jabatan tersebut diembannya hingga 9 Oktober 2000, setelah itu ia pensiun dari dinas militer.
Sebelum menjabat sebagai KSAL, ia pernah menjadi komandan kapal perang pada 1989. Pengalaman di lapangan membuatnya memahami secara langsung tantangan operasional TNI AL. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan belasungkawa dan menegaskan bahwa kontribusi almarhum menjadi bagian penting dalam pembangunan kekuatan pertahanan nasional, khususnya di lingkungan TNI Angkatan Laut.
“Semasa pengabdiannya, almarhum dikenal sebagai sosok prajurit yang menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta komitmen terhadap kepentingan bangsa dan negara,” ujar Dave. Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan keteladanan yang diwariskan almarhum akan tetap menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.
Jenazah Achmad Sutjipto disemayamkan di kediamannya di Jalan Gading 10 Blok D No. 45 Kodamar Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Kepergiannya menjadi duka mendalam bagi keluarga besar TNI, dunia kemaritiman Indonesia, dan seluruh bangsa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan