Media Kampung, Dumai – Dua pria berinisial RAP (28) dan HS (39) berhasil diamankan polisi setelah melakukan pencurian perangkat tower telekomunikasi di wilayah Bukit Timah, Dumai. Aksi keduanya diketahui warga yang kemudian mengejar hingga ke halaman Mapolres Dumai.
Kedua pelaku menggunakan mobil Toyota Avanza bernomor polisi BM 1711 AA saat melancarkan aksinya. Ketika dikejar dan dilempari massa, keduanya panik dan memilih berlindung dengan memasuki kantor polisi. Massa yang emosi terus mengejar hingga ke dalam kantor, namun upaya polisi berhasil menenangkan situasi dan mengamankan pelaku.
Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan menyatakan bahwa kedua pelaku masuk ke Mapolres karena takut diamuk massa dan langsung diamankan oleh petugas. Selama pelarian, mobil pelaku diduga sempat menabrak kendaraan lain dan beberapa pot bunga di halaman kantor polisi sebelum akhirnya berhenti.
Polisi menemukan sejumlah perangkat elektronik yang diduga hasil pencurian di dalam mobil pelaku dan mengamankannya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan keterlibatan kedua pria tersebut dalam aksi pencurian perangkat tower yang merugikan operator seluler setempat.
Fakta dan Kronologi Kejadian
- Kedua pelaku melakukan pencurian perangkat tower di Bukit Timah, Dumai.
- Aksi mereka diketahui oleh warga setempat yang segera mengejar menggunakan kendaraan dan melempari mobil pelaku.
- Pelaku melarikan diri menuju pusat kota dan akhirnya memasuki Mapolres Dumai untuk berlindung.
- Mobil pelaku sempat menabrak kendaraan lain dan beberapa pot bunga saat masuk ke halaman Polres.
- Polisi menenangkan massa dan mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti.
Konteks dan Dampak Kasus
Pencurian perangkat telekomunikasi seperti yang terjadi di Dumai dapat mengganggu layanan komunikasi dan merugikan operator serta pengguna jasa. Kejadian ini menunjukkan peran aktif masyarakat dalam membantu penegakan hukum dengan melaporkan dan mengejar pelaku kejahatan.
Penanganan cepat oleh pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah aksi serupa di masa mendatang. Selain itu, pengamanan perangkat telekomunikasi perlu diperketat guna melindungi infrastruktur penting tersebut.
Langkah Selanjutnya
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan dan modus operandi pelaku, serta memastikan apakah ada pelaku lain yang terlibat. Barang bukti yang ditemukan telah diamankan untuk digunakan dalam proses hukum.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan guna menjaga keamanan lingkungan dan fasilitas umum.














Tinggalkan Balasan