Media Kampung – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Intan Jaya, Papua Tengah, untuk segera mengambil langkah cepat dan serius dalam menangani laporan penemuan sejumlah jenazah warga di wilayah tersebut. Desakan ini disampaikan Ribka di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, pada Kamis (2/7/2026).
Penanganan Menyeluruh Diperlukan
Ribka menegaskan bahwa penanganan kasus ini harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi keamanan dan investigasi, tetapi juga pelayanan sosial bagi masyarakat terdampak. Ia meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Intan Jaya untuk segera bergerak.
“Masyarakat meminta untuk segera melakukan penanganan. Jadi kami sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan pemerintah daerah, dalam hal ini Forkopimda, untuk segera melakukan penanganan,” ujar Ribka.
Kronologi Penemuan Jenazah
Salah satu korban yang telah teridentifikasi adalah Okto Tigau (19), warga Distrik Sugapa. Ia dilaporkan hilang sejak Senin (29/6/2026) dan ditemukan meninggal dunia di kawasan belakang Pos Habema, Distrik Sugapa, pada Rabu (1/7/2026). Penemuan jenazah ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Koordinasi dengan Aparat Keamanan
Ribka meminta Pemkab Intan Jaya untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan, khususnya kepolisian, guna mengusut tuntas peristiwa tersebut. Ia menekankan pentingnya proses investigasi yang transparan dan profesional.
“Jadi segera secara serius untuk melakukan penanganan. Baik itu penanganan pelayanan sosialnya maupun juga mungkin dari sisi keamanan, investigasi, minta untuk pihak kepolisian misalnya untuk melakukan investigasi,” katanya.
Tidak Berspekulasi Sebelum Investigasi
Ribka menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin berspekulasi atau menyalahkan pihak tertentu sebelum hasil investigasi resmi diumumkan. Seluruh proses pengungkapan fakta diserahkan kepada aparat yang berwenang.
“Dalam hal ini kami tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, biarlah yang punya kewenangan dalam hal ini pihak keamanan untuk mengungkap yang sebenarnya terkait dengan adanya kronologis kematian beberapa masyarakat yang ada di Kabupaten Intan Jaya,” tegas Ribka.
Imbauan kepada Masyarakat
Di akhir keterangannya, Ribka mengimbau masyarakat Intan Jaya agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan situasi kepada pemerintah bersama aparat keamanan. Ia meminta warga untuk menjalankan aktivitas seperti biasa.
“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Biarkan pemerintah bersama aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya maupun Provinsi Papua Tengah bekerja untuk menjamin keamanan masyarakat serta memberikan pelayanan sosial yang dibutuhkan oleh warga di Kabupaten Intan Jaya,” pungkasnya.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.























Tinggalkan Balasan