Media Kampung – Kondisi kesehatan YTR (29), korban penyekapan Taufik Hidayat (30), terus menunjukkan perkembangan positif. Kini YTR tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga mampu bercerita lebih banyak mengenai peristiwa yang dialaminya. YTR saat ini berada di bawah perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Perkembangan Kesehatan Korban
Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA PPO) Polda Jabar, Rumi Untari, mengungkapkan bahwa kondisi YTR membaik dari hari ke hari. “Alhamdulillah sudah semakin ke sini, semakin hari semakin membaik. Kalau awalnya agak susah ditanya, paling cuma sebentar. Alhamdulillah sekarang sudah bisa agak bercerita banyak,” kata Rumi dalam program AMPM kumparan, Kamis (27/6).
Tidak hanya psikis, kesehatan fisik YTR juga lebih baik dibandingkan saat pertama kali ditemukan. “Alhamdulillah membaik, baik dari segi kesehatan maupun psikisnya,” ucap Rumi.
Penanganan Medis dan Dukungan LPSK
Tim dokter dari RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) dibentuk khusus untuk memantau dan memulihkan kondisi YTR. Sebanyak 42 tim dokter yang terdiri dari berbagai spesialis, termasuk dokter estetika dan penyakit dalam, terus menangani korban. Salah satu rencana penanganan adalah rekonstruksi wajah YTR.
Polda Jabar berkoordinasi secara intensif dengan RSHS untuk memantau setiap perkembangan kesehatan korban. “Dan kita terus berkoordinasi, saling selalu dengan RSHS setiap perkembangan kesehatan dari korban,” jelas Rumi.
Selama proses penanganan perkara, YTR berada di bawah perlindungan LPSK. “Dan saat ini korban juga masih dalam perlindungan LPSK dan kita masih melakukan asesmen baik untuk pemulihan kesehatannya maupun secara psikis terhadap korban,” kata Rumi.
Langkah perlindungan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi YTR dan mendukung proses pemulihan secara menyeluruh.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan