Media Kampung – Polda Jawa Barat hingga saat ini masih terus memburu TH, pria yang diduga menjadi pelaku penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisial YTT (29) di Rancaekek, Kabupaten Bandung. Korban ditemukan dalam kondisi kritis setelah dilaporkan hilang selama tiga tahun.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan bahwa pengejaran dilakukan secara intensif karena pelaku kerap berpindah-pindah tempat. Polisi telah melakukan pemetaan dan beberapa kali hampir menggerebek TH, namun pelaku selalu berhasil meloloskan diri.
“Kepolisian sudah beberapa hari ini berjibaku untuk mencari tersangka. Dari hasil mapping, dia berpindah-pindah dan hampir beberapa waktu kami gerebek tetapi yang bersangkutan masih bisa meloloskan diri,” kata Hendra di Taman Cikapayang, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).
Korban YTT diduga disekap dan mengalami penyiksaan berat menggunakan benda tumpul hingga senjata tajam. Kondisinya sangat memprihatinkan; ia mengalami luka parah di sekujur tubuh, termasuk wajah yang hancur, dan terancam kehilangan fungsi penglihatan. Saat ditemukan, korban dalam keadaan kritis dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Menurut keterangan keluarga, YTT pertama kali berkenalan dengan TH di sebuah konser musik di kawasan Kota Bandung sekitar tahun 2023. Sejak saat itu, korban sulit dihubungi dan tidak pernah pulang ke rumahnya di Kecamatan Rancaekek. Kasus ini terungkap setelah keluarga menerima informasi dari seseorang yang tidak dikenal melalui WhatsApp bahwa korban berada di IGD RSHS Bandung.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran. Hendra memohon doa dan dukungan masyarakat agar pelaku segera tertangkap. “Mohon doa agar pelaku bisa segera tertangkap. Kami betul-betul sungguh-sungguh dan profesional untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan