Media Kampung – Mabes Polri kembali melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran di lingkungan Kepolisian Daerah Jawa Tengah. Dalam mutasi terbaru yang diterbitkan pada 25 Juni 2026, sedikitnya 18 jabatan kapolres dan kapolresta di wilayah Polda Jateng berganti pejabat. Pergantian ini merupakan bagian dari rotasi rutin untuk menjaga dinamika organisasi dan memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.

Tidak hanya di tingkat kapolres, mutasi kali ini juga mengubah susunan pejabat strategis di lingkungan Polda Jateng. Sejumlah direktur, kepala bidang, wakil direktur, hingga pejabat utama lainnya mendapat penugasan baru. Salah satu yang menonjol adalah mutasi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto yang ditarik ke Puslitbang Mabes Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Yulianto yang sebelumnya menjabat Kabid Humas Polda Kaltim dan pernah menjabat Kabid Humas Polda DIY.

Kombes Artanto mengatakan bahwa alih tugas dan mutasi jabatan adalah bagian dari siklus penyegaran organisasi Polri. “Alih tugas dan mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar dan biasa terjadi, tour of duty, sekaligus tour of area yang rutin dilakukan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa tujuannya tidak lain adalah untuk pembinaan karier personel, meningkatkan kinerja institusi, serta memastikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman Polri kepada masyarakat Jawa Tengah tetap berjalan optimal.

Dalam daftar mutasi terbaru, sejumlah wilayah yang mengalami pergantian pimpinan antara lain Kudus, Pati, Semarang, Kendal, Salatiga, Blora, Wonogiri, Brebes, Rembang, hingga Purbalingga. Selain itu, mutasi juga terjadi di sejumlah polda lain seperti Polda Metro Jaya, Polda Sumut, Polda Gorontalo, dan Polda Papua Barat. Secara total, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menerbitkan mutasi yang melibatkan 1.121 personel perwira tinggi dan perwira menengah dari Aceh hingga Papua.

Mutasi ini merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi. Dengan adanya penyegaran ini, diharapkan kinerja organisasi semakin optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.