Media Kampung – Palembang – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan mengungkap jaringan peredaran narkoba yang menghubungkan Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin. Jaringan ini diketahui dipimpin oleh Ali Imron alias Iron atau Ijon (40) yang tewas tenggelam saat hendak digerebek polisi pada Selasa (23/6/2026).
Kronologi Pengungkapan
Iron telah menjadi target operasi Ditresnarkoba Polda Sumsel sejak lama. Direktur Ditresnarkoba Kombes Yulian Perdana mengungkapkan bahwa Iron terkoneksi dengan pengedar di Banyuasin. Pada September 2025, polisi menangkap seorang pengedar bernama Ferianto di Banyuasin yang mengaku mendapat suplai narkotika dari Iron.
Transaksi terakhir Iron dilakukan bersama dua tersangka yang diamankan di Kecamatan Lais, Musi Banyuasin, pada 12 Juni 2026. Polisi memiliki bukti digital terkait transaksi tersebut.
Modus Operandi
Iron mengedarkan narkotika dengan menyasar masyarakat yang bekerja di perkebunan dan pertambangan. Ia juga merekrut keluarganya sendiri. Salah satu tersangka yang diamankan, Jun, mengaku sebagai kakak ipar Iron. Mereka memanfaatkan kegiatan hiburan masyarakat seperti orgen tunggal sebagai tempat peredaran narkoba.
Kondisi Terkini
Hingga kini, polisi masih mendalami dua tersangka yang diamankan, yakni Jun dan Lin. Jenazah Iron telah dikebumikan oleh keluarganya pada Rabu pagi (24/6/2026).
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan