Media Kampung – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Safaruddin, meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk segera melakukan modernisasi kendaraan taktis (rantis) dengan memasangi perangkat keselamatan seperti CCTV dan sensor pendeteksi objek. Permintaan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Polri yang membahas kebutuhan anggaran tahun 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (18/6/2026).

Menurut Safaruddin, langkah ini penting untuk mencegah terulangnya insiden kecelakaan yang melibatkan kendaraan taktis dan pengemudi ojek daring (ojol) pada Agustus 2025. Ia menyoroti kemungkinan bahwa kendaraan tersebut belum dilengkapi sensor yang memadai sehingga tidak dapat mendeteksi objek di sekitarnya. “Jangan sampai anggota kita jadi korban di lapangan karena ada peralatan yang tidak dilengkapi,” ujarnya, dikutip Kamis (19/6/2026).

Selain sensor dan CCTV, Safaruddin juga mengusulkan agar setiap personel Polri yang bertugas di lapangan dibekali kamera tubuh (body camera). Menurutnya, perangkat ini akan memperkuat akuntabilitas aparat saat menjalankan tugas penegakan hukum, terutama dalam proses penangkapan. Rekaman dari kamera tubuh dapat menjadi alat verifikasi jika muncul laporan dugaan pelanggaran prosedur atau penggunaan kekerasan. “Tinggal ditambah CCTV saja dengan kamera tubuh untuk di lapangan. Jadi ketika melakukan penangkapan, anggota kita dilengkapi kamera tubuh supaya tidak ada lagi pertengkaran, ada tindak kekerasan atau tidak, tinggal kita memutar kembali yang sudah direkam itu,” jelas Safaruddin yang juga purnawirawan Polri berpangkat Inspektur Jenderal ini.

Politikus PDIP tersebut menegaskan bahwa kelengkapan perangkat keselamatan pada kendaraan operasional sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan melindungi personel di lapangan. Ia juga menilai modernisasi peralatan kepolisian menjadi kebutuhan mendesak seiring dengan potensi meningkatnya eskalasi pengamanan menjelang Pemilu 2029. “Ini menghadapi eskalasi akan meningkat terus sampai Pemilu 2029,” tambahnya.

Usulan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh Polri dalam penyusunan anggaran tahun depan, demi keselamatan personel dan masyarakat sekitar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.