Media Kampung – Kebakaran dua rumah di Jambesari, tepatnya di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Bondowoso, pada Senin malam, 8 Juni 2026, menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Dua rumah yang terbakar merupakan milik kakak beradik, Munir dan Halik, dan dilaporkan rata dengan tanah setelah dilalap api selama lebih dari satu jam.
Kabid Damkar Satpol PP Bondowoso, Vara Tedy, menyatakan kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.07 WIB, namun warga melihat api sudah berkobar beberapa menit sebelumnya. Damkar mengerahkan tiga unit water supply dan satu armada Kasento, menghabiskan lebih dari 20 ribu liter air untuk memadamkan api.
Proses pemadaman cukup sulit karena lokasi rumah berada di kawasan padat permukiman dan jauh dari jalan raya. Petugas harus membentangkan selang sepanjang sekitar 70 meter untuk menjangkau titik kebakaran. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, diperkuat keterangan saksi yang melihat kobaran api pertama kali muncul dari arah dapur saat salah satu pemilik rumah sedang tidak berada di tempat.
Munir menceritakan detik-detik kebakaran. Saat kejadian, ia baru selesai salat, sedangkan ibu dan istrinya berada di ruangan berbeda. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah dapur rumah saudaranya yang kosong. Ketika diperiksa, api sudah membesar dan menjalar. Munir berteriak meminta bantuan warga sambil menyelamatkan ibunya yang berusia sekitar 100 tahun dengan menggendongnya keluar, kemudian kembali masuk untuk menyelamatkan istrinya yang sedang sakit.
Dalam kejadian tersebut, Munir tidak sempat menyelamatkan harta benda. Satu unit sepeda motor, televisi, perabotan rumah tangga, hingga uang tunai sekitar Rp6,5 juta ludes terbakar. Uang tersebut merupakan hasil penjualan sapi pedet betina yang rencananya untuk membeli laptop bagi anaknya yang kuliah di pondok pesantren di Kecamatan Cermee. “Ada juga uang saya dan istri hasil kerja buruh kuli yang dikumpulkan, saya tidak tahu persis berapa jumlahnya, semua ikut terbakar,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan