Media Kampung – Konflik antara artis Rien Wartia Trigina atau yang dikenal sebagai Erin dengan mantan asisten rumah tangganya, Herawati, memasuki tahap baru setelah Erin mengungkapkan bukti rekaman CCTV untuk menyangkal tuduhan kekerasan yang sempat ramai diperbincangkan.

Kuasa hukum Erin, Adlina Amalia, menyatakan bahwa rumah sang artis dilengkapi dengan sekitar 12 kamera pengawas yang merekam hampir seluruh aktivitas di dalamnya. Rekaman tersebut kini telah diserahkan kepada penyidik di Polres Metro Jakarta Selatan sebagai bahan pemeriksaan untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Adlina menegaskan, bukti rekaman CCTV tersebut akan menunjukkan kondisi yang terjadi selama Herawati bekerja di rumah Erin, sekaligus membantah tudingan yang beredar di media sosial. “Kami tidak membangun narasi, tapi memang fakta yang dibuktikan dari rekaman tersebut,” ujarnya.

Selain membantah tuduhan kekerasan, pihak Erin juga mengklaim rekaman CCTV memperlihatkan beberapa aktivitas Herawati yang dianggap melanggar aturan rumah tangga. Namun, Herawati tetap membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya, termasuk soal penyebaran data pribadi keluarga Erin.

Dalam jumpa pers, Herawati menegaskan bahwa ia tidak pernah mendapatkan teguran terkait unggahan di media sosial selama bekerja di rumah Erin. Ia mengaku hanya membagikan momen bersama anak-anak Erin sebagai kenang-kenangan pribadi dengan izin yang diberikan.

Perseteruan ini kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian dengan bukti rekaman elektronik yang dianggap menjadi kunci untuk mengungkap kebenaran di balik tuduhan yang muncul di ruang publik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.