Media Kampung, Jakarta — Teh jati cina sering menjadi andalan masyarakat untuk mengatasi sembelit atau melancarkan buang air besar (BAB). Tak sedikit pula yang mengonsumsinya sebagai bagian dari program penurunan berat badan. Meski berasal dari bahan alami, teh jati cina tetap perlu digunakan secara bijak karena memiliki efek pencahar yang cukup kuat.
Teh jati cina merupakan minuman herbal yang dibuat dari daun tanaman senna (Senna alexandrina). Tanaman ini mengandung senyawa aktif sennosides yang bekerja dengan merangsang gerakan usus sehingga feses lebih mudah dikeluarkan. Karena mekanisme tersebut, teh jati cina umumnya digunakan untuk membantu mengatasi konstipasi atau sembelit yang bersifat sementara.
Manfaat Teh Jati Cina untuk Sembelit
Dikutip dari European Medicines Agency (EMA), sediaan herbal yang mengandung daun senna digunakan untuk mengatasi konstipasi sesekali (occasional constipation). EMA menjelaskan bahwa penggunaan senna hanya dianjurkan dalam jangka pendek. Apabila keluhan tidak membaik setelah satu minggu atau justru semakin memburuk, pengguna disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Risiko Konsumsi Berlebihan
Meski dikenal dapat membantu melancarkan BAB, konsumsi teh jati cina secara berlebihan atau terlalu sering tidak dianjurkan. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan usus menjadi bergantung pada pencahar untuk buang air besar. Selain itu, konsumsi yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko diare, kram perut, dehidrasi, hingga gangguan keseimbangan elektrolit akibat tubuh kehilangan terlalu banyak cairan.
Teh Jati Cina untuk Diet: Efek Sementara
Di sisi lain, teh jati cina sering dikaitkan dengan penurunan berat badan. Padahal, efek penurunan berat badan yang terjadi umumnya berasal dari berkurangnya cairan dan isi saluran pencernaan, bukan karena berkurangnya lemak tubuh. Oleh sebab itu, teh jati cina bukanlah cara yang dianjurkan untuk menurunkan berat badan dalam jangka panjang.
Cara Sehat Mengatasi Sembelit
Untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan, langkah yang lebih disarankan adalah memenuhi kebutuhan serat dari buah, sayur, dan biji-bijian, mencukupi asupan air putih, rutin berolahraga, serta tidak menunda keinginan buang air besar. Apabila sembelit berlangsung dalam waktu lama atau sering berulang, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar penyebabnya dapat diketahui.
Teh jati cina memang dapat menjadi solusi sementara untuk membantu mengatasi sembelit. Namun, penggunaannya perlu mengikuti anjuran dan tidak dijadikan kebiasaan sehari-hari. Memahami manfaat sekaligus risikonya menjadi langkah penting agar kesehatan saluran pencernaan tetap terjaga tanpa menimbulkan efek yang tidak diinginkan.























Tinggalkan Balasan