Media Kampung – Selama ini, banyak orang membuang bagian putih berserat yang menempel pada daging buah jeruk karena dianggap mengganggu. Namun, berbagai penelitian internasional justru menunjukkan bahwa lapisan yang disebut albedo ini menyimpan segudang manfaat kesehatan. Albedo adalah lapisan putih di antara kulit luar dan daging buah jeruk, yang kaya akan serat pangan, pektin, serta senyawa flavonoid seperti hesperidin yang berperan sebagai antioksidan alami.
Apa Itu Albedo Jeruk?
Albedo merupakan jaringan spons putih yang terdapat pada buah jeruk. Bagian ini sering kali dibuang karena teksturnya yang berserat dan rasa yang sedikit pahit. Padahal, albedo mengandung konsentrasi senyawa bioaktif yang lebih tinggi dibandingkan daging buahnya.
Manfaat Albedo Jeruk Berdasarkan Penelitian
Berikut adalah lima manfaat utama albedo jeruk yang didukung oleh penelitian ilmiah:
1. Sumber Serat Pangan Tinggi
Albedo kaya akan serat larut dan tidak larut. Serat larut, seperti pektin, membantu memperlambat penyerapan gula dan meningkatkan rasa kenyang. Sementara serat tidak larut mendukung kesehatan usus dengan memperlancar pencernaan.
2. Kaya Akan Pektin
Pektin adalah jenis serat larut yang banyak ditemukan di albedo. Sebuah studi dalam jurnal Food Hydrocolloids (2023) menunjukkan bahwa pektin dari albedo jeruk bali dan grapefruit memiliki karakteristik gel yang sangat baik. Pektin bermanfaat untuk metabolisme tubuh dan kesehatan pencernaan.
3. Mengandung Antioksidan Kuat
Penelitian oleh Aftab dkk. (2024) di Natural Product Communications mengidentifikasi berbagai senyawa fenolik dan flavonoid dalam albedo jeruk keprok menggunakan metode LC-MSMS. Senyawa-senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas penyebab kerusakan sel dan penyakit kronis.
4. Membantu Menurunkan Lemak Darah
Studi dari Kobe Women’s University, Jepang, yang dipublikasikan di Journal of Nutritional Science and Vitaminology (2012) menemukan bahwa serat dari albedo jeruk mandarin Jepang (Citrus unshiu) memiliki sifat hipolipidemik, yaitu berpotensi menurunkan kadar lemak dalam darah. Penelitian ini dilakukan oleh Dr. Emiko Iwata, Dr. Hisako Hotta, dan Dr. Masahiro Goto.
5. Mendukung Pertumbuhan Bakteri Baik
Serat dalam albedo juga bersifat bifidogenik, artinya mampu merangsang pertumbuhan bakteri baik Bifidobacterium di saluran pencernaan. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan mikrobiota usus dan sistem kekebalan tubuh.
Mengapa Sebagian Besar Senyawa Bioaktif Terkonsentrasi di Albedo?
Menurut Aftab dan koleganya, “Sebagian besar molekul bioaktif pada buah jeruk justru terkonsentrasi pada bagian kulit dan lapisan albedo.” Hal ini menjadikan albedo sebagai bagian yang sangat bernilai dari buah jeruk, meskipun sering diabaikan.
Tips Mengonsumsi Albedo Jeruk
Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa mengonsumsi jeruk beserta serabut putihnya. Jika rasa pahitnya terlalu kuat, Anda bisa mencampurnya ke dalam smoothie atau jus. Albedo juga dapat diolah menjadi selai atau manisan.
Jadi, mulai sekarang, jangan buru-buru membuang serabut putih pada jeruk. Bagian kecil ini menyimpan manfaat besar bagi kesehatan Anda.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan