Media Kampung – Ketua GSI Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menunjukkan komitmennya dalam mengawal penanganan kesehatan balita yang mengalami down syndrome dan penyakit jantung bawaan. Langkah ini diambil sebagai tanggapan terhadap kebutuhan akses layanan kesehatan yang memadai bagi anak-anak dari keluarga yang kurang mampu.
Perhatian tersebut ditujukan kepada Muhammad Rayyan Alfarizqi, seorang balita berusia 13 bulan dari Dusun Krajan, Desa Jatiroto, yang saat ini menjalani perawatan medis akibat down syndrome, gangguan nutrisi, dan penyakit jantung bawaan. Dewi Natalia menyatakan bahwa pendampingan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan harapan bagi keluarga yang menghadapi kesulitan.
“Kesehatan anak adalah investasi masa depan bangsa. Tidak boleh ada keluarga yang merasa sendirian menghadapi persoalan kesehatan anaknya hanya karena keterbatasan biaya,” ungkapnya dalam pernyataan yang disampaikan pada Kamis, 21 Mei 2026.
Berdasarkan catatan medis, Rayyan lahir dengan berat badan hanya 1,8 kilogram pada usia kehamilan 36 minggu. Sejak lahir, tenaga kesehatan telah mendeteksi indikasi down syndrome, kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan secara berkala di fasilitas kesehatan setempat. Seiring waktu, kondisi Rayyan diketahui juga disertai dengan penyakit jantung bawaan.
Pemeriksaan lebih lanjut di RS Siti Hotijah Sidoarjo mengungkapkan adanya kelainan pada jantung yang memerlukan tindakan operasi. Menyikapi situasi ini, Dewi Natalia menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan organisasi sosial untuk memastikan anak-anak dengan kondisi khusus mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat.
“Kami ingin hadir sebagai jembatan kepedulian agar keluarga tetap kuat mendampingi proses pengobatan,” tuturnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya empati dan solidaritas sosial, khususnya terhadap anak-anak yang memerlukan penanganan kesehatan jangka panjang.
Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan akses layanan kesehatan melalui beragam program, baik yang bersifat preventif maupun pelayanan kesehatan masyarakat. Penguatan layanan kesehatan diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan